Erzaldi Mengaku Belum Menerima Draft Omnibus Law

Firman    •    Rabu, 14 Oktober 2020 | 22:29 WIB
Lokal
Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman dan Plt Ketua DPRD Bangka Belitung Amri Cahyadi.(fn/wb)
Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman dan Plt Ketua DPRD Bangka Belitung Amri Cahyadi.(fn/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Gubernur Provinsi Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman mengatakan, hingga saat ini pihaknya dan DPRD Bangka Belitung belum menerima draf dan membaca Undang-undang Cipta Kerja atau Omnibus Law. 

Hal itu disampaikan Erzaldi kepada sejumlah wartawan usai meninggalkan kerumunan Koalisi Masyarakat Sipil dan mahasiswa, yang menggelar aksi damai di halaman Kantor Gubernur Babel, Rabu (14/10/2020).

"Jadi tadi saya mengambil jalan tengah saja, dan kami akan menyampaikan aspirasi dari aliansi ini untuk diteruskan ke Pak Presiden, yang isinya melampirkan tuntutan tersebut,  seperti saya baca tadi bahwa mereka menolak, dan kita sudah tidak bisa apa-apa lagi," ungkap Erzaldi.

Tidak hanya itu, Erzaldi juga menjelaskan posisi Pemprov Babel sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat serta mempunyai ketergantungan tinggi dan diatur oleh undang-undang. 

"Jadi misalnya kami tidak patuh terhadap pemerintah pusat, efeknya akan ke masyarakat juga," imbuhnya. 

"Tapi ini akan tetap kita sikapi, dan kita membuka ruang untuk diskusi, nanti undangan sedang dibuat kemudian akan ditujukan ke mahasiswa, SPSI dan forum Rektor dari akademisi," tukas Erzaldi Rosman.(fn/wb) 




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL