Dibawah Guyuran Hujan Ribuan Mahasiswa Babel Suarakan Penolakan Omnibus Law

Firman    •    Kamis, 08 Oktober 2020 | 16:46 WIB
Lokal
Caption: Ribuan mahasiswa yang ada di Provinsi Bangka Belitung (Babel) melakukan aksi damai penolakan Omnibus Law Cipta Kerja, di Alun Alun Taman Merdeka Kota Pangkalpinang, Kamis (8/10/2020). (fn/wb)
Caption: Ribuan mahasiswa yang ada di Provinsi Bangka Belitung (Babel) melakukan aksi damai penolakan Omnibus Law Cipta Kerja, di Alun Alun Taman Merdeka Kota Pangkalpinang, Kamis (8/10/2020). (fn/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Meski hujan terus mengguyur kota Pangkalpinang tak menyurutkan semangat ribuan mahasiswa dari berbagai kampus yang ada di Provinsi Bangka Belitung untuk melakukan aksi damai menolak Omnibus Law Cipta Kerja, di Alun-alun Taman Merdeka, Kamis (8/10/2020). 

Dalam aksi damai itu, sejumlah mahasiswa secara bergantian menyampaikan orasinya, yang menolak Omnibus Law disahkan oleh pemerintah.

Salah satu mahasiswa menyatakan, kalau Omnibus Law, merupakan Undang-undang setan, yang disahkan pemerintah secara diam-diam.

"Kami sebagai mahasiswa, akan terus menolak Undang-undang setan ini, dan sudah jelas Undang-undang yang di buat diam-diam wakil rakyat itu akan menyiksa rakyat," sebut salah satu mahasiswa dalam orasinya.

Ia juga menyebutkan, kalau Omnibus Law tetap disahkan, nantinya negara kita ini mau dimana kemana, khususnya provinsi Babel.

"Kita akan terus melonak Omnibus Law ini, dan kita minta DPRD kita untuk menolak Undang-undang ini, jika tidak didengar oleh wakil rakyat, kita akan menggelar kembali aksi," tegas salah satu mahasiswa. (fn/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL