Polisi Buru Oknum yang Bermain Tambang Liar Sukadamai

Aston    •    Selasa, 06 Oktober 2020 | 19:31 WIB
Lokal
Karo Ops Polda Babel Kombes Pol Sihar M. Manurung.(as/wb)
Karo Ops Polda Babel Kombes Pol Sihar M. Manurung.(as/wb)

TOBOALI,www.wowbabel.com -- Polisi tidak hanya  melakukan penertiban terhadap ratusan aktivitas tambang di perairan laut Sukadamai Toboali Bangka Selatan (Basel). 

Karo Ops Polda Babel, Kombes (Pol) Sihar M Manurung mengatakan tengah menyelidiki laporan ada oknum yang bermain di balik ratusan tambang ilegal tersebut. 

" Ini masih kita cari (oknum--red) kemarin diinformasikan ada beberapa oknum tapi informasi tersebut tidak menyampaikan oknum aparat gitu loh," kata Kombes (Pol) Sihar M. Manurung kepada wartawan di Sukadamai Toboali, Selasa (6/10/2020). 

Diduga ada oknum yang memanfaatkan kesempatan dengan  cara memungut  sejumlah uang  dengan embel-embel para pekerja bisa  menambang timah di perairan setempat. 

"Mungkin ada yang menyempatkan kondisi seperti ini ada masyarakat dimintai duit dan bisa bekerja, nah itu sementara masih kita cari. Jadi masalah begini jangan nipu-nipu masyarakat lah, masyarakat sudah agak rumit kehidupannya masalah pandemi jangan ditipu-tipu lagi," tuturnya. 

Lebih lanjut Ia mengungkapkan,  ada dugaan pengelola tambang yang mengantongi izin dari PT Timah alias legal mengajak penambang ilegal. 

"Jadi di sini juga ada beberapa TI yang legal membawa TI lagi, nah inilah yang dijanjikan. Ini juga akan kita sampaikan kepada PT Timah kalau PT Timah memang memberikan izin tidak boleh lagi memberikan izin kepada yang lain . Laporan kita terima disini bahwa ada 44 unit yang legal ternyata kenyataan ada yang legal membawa lagi teman-temannya dengan meminta anggaran, sementara masyarakat yang penting bisa bekerja," ungkap Kombes Sihar.

Sebelumnya Kapolda Babel, Irjen (Pol) Anang Syarif Hidayat juga menegaskan akan menindak tegas secara hukum jika ada pihak yang berada dibalik aktivitas  tambang liar tersebut.

Untuk diketahui bahwa PT Timah memang mengeluarkan izin tambang timah di perairan laut Sukadamai dengan metode penambangan menggunakan ponton isap produksi (PIP), namun hanya kepada  44 unit ponton yang masing masing dikelola oleh  perusahaan mitra PT Timah. 

Akan tetapi pada prakti di lapangan terdapat ratusan unit ponton yang bekerja melakukan penambangan biji timah.(as/wb) 



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL