Usai Teluk Bayur, Molen : Game Zone Tunggu Tanggal Mainnya

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil alias Molen.(hen/wb)
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil alias Molen.(hen/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Wali kota Pangkalpinang, Maulana Aklil alias Molen, menegaskan masalah penyakit masyarakat seperti lokalisasi maupun arena game ketangkasan tidak boleh beroperasi di wilayah Kota Pangkalpinang.

Molen menjelaskan penertiban para PSK di lokalisasi Teluk Bayur baru-baru ini, sejaK awal telah diperingatkan agar tidak beroperasi lagi. Akhirnya, terpaksa diangkut ke Mapolres Pangkalpinang.

 "Teluk Bayur sekali lagi kita sudah menetapkan dari awal bahwa tidak boleh ada penyakit masyarakat ini. Mereka masih tetap buka maka terpaksa kita ciduk, agak keras dikit lah," tegas dia kepada awak media, Senin (28/9/2020).

Tak hanya itu, begitu pula game ketangkasan atau zone, ditegaskan Molen, juga bakal ditertibkan secara bertahap yang tinggal menunggu waktunya.

"Ini akan terus berlanjut bukan hanya disini, akan ada tempat-tempat lain juga yang tidak kami tentukan kapan waktunya. Bukan hanya ini juga game zone dan segala macam itu kami tertibkan, tapi tunggu tanggal mainnya," tegasd Molen.

Molen mengungkapkan para pekerja yang berada di lokalisasi Teluk Bayur, semuanya berasal dari luar daerah dan bukan warga Kota Pangkalpinang.

"Terutama yang Teluk Bayur, itu rata-rata semua dari luar. Tolong ditegaskan semua dari luar bukan dari kita. Jadi mereka kita pulangkan ke tempat asal," ujarnya.

"Kalau masih mereka seperti itu apa boleh buat kita akan tegaskan sanksinya. Yang namanya penyakit masyarakat tidak diperbolehkan di Pangkalpinang, jelas dan tegas itu. Begini, yang namanya tanah boleh memiliki tapi tempat maksiat segala macam tidak boleh," tukasnya.(hen/wb)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL