102 PSK dan 11 Mucikari Diangkut ke Mapolres Pangkalpinang

Para PSK yang akan diangkut ke Mapolres Pangkalpinang.(ist)
Para PSK yang akan diangkut ke Mapolres Pangkalpinang.(ist)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Pemkot Pangkalpinang bersama petugas gabungan kembali menggelar Operasi Yustisi terhadap pelanggar protokol kesehatan Covid-19, Sabtu (26/9/2020) malam.

Operasi kali ini menyasar lokalisasi Teluk Bayur. Alhasil, kurang lebih sebanyak 102 pekerja seks komersial (PSK) dan 11 orang mucikari diangkut ke Mapolres Pangkalpinang, Minggu (27/9/2020) dinihari. 

Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Radmida Dawan menyebutkan, sasaran Operasi Yustisi kali ini juga sekaligus untuk menertibkan penyakit sosial di Wisma Teluk Bayur yang kembali mempekerjakan para PSK.

"Terjaring 100 lebih sekian PSK. Para pemilik wisma dan PSK melanggar hasil keputusan tanggal 29 April, wisma tersebut seharusnya sudah tutup dan tidak mempekerjakan PSK lagi," tegas Radmida. 

Mereka yang terjaring razia pun akhirnya digiring ke Mapolres Pangkalpinang untuk dilakukan pendataan oleh Dinas Sosial Pangkalpinang, yang selanjutnya mendatangani surat peryataan agar kembali ke daerah asal.

Sekda Kota Pangkalpinang menegaskan apabila wisma tersebut masih melakukan kegiatan serupa atau aktivitasnya, maka akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

Selain diberikan peringatan, para pekerja maupun pemilik kafe juga diberikan pengarahan atau ceramah keagamaan.

"Mendatangani pernyataan akan dikembalikan oleh pemilik wisma atau kembali sendiri ke daerah asal agar tidak bekerja lagi sebagai PSK di Kota Pangkalpinang," ujar Radmida.

Hal serupa juga diungkapkan Kabag Ops Polres Pangkalpinang, AKP Johan Wahyudi, dimana mereka yang terjaring tersebut dilakukan pendataan identitas dan selanjutnya diserahkan ke dinas sosial.

Ia menyatakan, jumlah PSK yang terjaring mencapai 102 orang dan pengelola atau mucikari sebanyak 11 orang. 

"Polres Pangkalpinang melakukan pendataan identitas, diberikan tauziah dari MUI Kota Pangkalpinang yang selanjutnya diserahkan ke dinsos kota. Untuk surat pernyataan diberikan waktu satu minggu untuk pulang ke daerah masing-masing," tegasnya.(hen/wb) 




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL