Transformasi Perekonomian Babel Melalui Program 3S

Hafiz Wow    •    Rabu, 23 September 2020 | 13:41 WIB
Lokal
Sekretaris Dinas Pertanian Provinsi Bangka Belitung, Erwin Krisnawinata. (hafiz/wowbabel)
Sekretaris Dinas Pertanian Provinsi Bangka Belitung, Erwin Krisnawinata. (hafiz/wowbabel)

PANGKALPINANG, wowbabel.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) siapkan tranformasi perekonomian melalui program 3S (Sahang, Sapi, Sawah). Sekretaris Dinas Pertanian Provinsi Bangka Belitung, Erwin Krisnawinata menyampaikan sahang, sapi, dan sawah akan dijadikan komoditas unggulan di Bangka Belitung.

Ia mengatakan program 3S yang pertama ialah mengembalikan kejayaan sahang (lada) di Babel. Kedua adalah pengembangan sapi untuk mengurangi ketergantungan dari luar untuk penyediaan daging sapi. Kemudian yang ketiga yakni pengembangan sawah untuk meningkatkan ketahanan pangan daerah melalui pemenuhan ketersediaan beras lokal.

"Yang pasti saat ini kita fokus pada tiga komoditi, lada, kemudian sapi, dan sawah. Saya kira untuk lada yang sedang dikembangkan itu jenis lokal yang biasa diusahakan petani kita, sapi juga yang biasa ada dimasyarakat, padi juga padi lokal. Tapi tidak menutup kemungkinan kita mengembangkan varietas lain, karena setiap tahun kita menemukan alternatif, terutama varietas yang tahan penyakit sehingga kita dorong untuk dikembangkan di Babel," ungkap Erwin saat diwawancarai, Senin (21/09/2020).

Dijelaskan Erwin, produksi lada di Babel pada 2022 mendatang ditargetkan mencapai 58.883 Ton, hingga penyediaan bibit unggul lada sebanyak 30 juta bibit. Saat ini pihaknya sedang menggiatkan branding produk lada unggulan Babel, yakni Muntok White Pepper. Selain menjadi lada berkualitas tinggi, Muntok White Pepper terkenal luas di pasar global.

"Akan disediakan benih unggul lada sebanyak enam juta bibit pertahun, kemudian perluasan lahan, membangun unit pengolahan pasca panen komunal, serta pengembangan kawasan lada berbasi korporasi," tukasnya.

Mengenai program pengembangan sapi, Erwin menambahkan akan dilakukan integrasi antara komoditi sawit dan sapi. Pihaknya mencanangkan beberapa pola integrasi yang akan dikelola oleh petani, kelompok tani, koperasi atau perusahaan. (fiz/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE