Anggota TNI AL Temukan Pekerja Tambang yang Tewas di Dalam Laut

Chairul Aprizal    •    Minggu, 20 September 2020 | 16:07 WIB
Lokal
Lokasi ponton tambang apung dimana Ramlan ditemukan tewas di dasar laut.(ist)
Lokasi ponton tambang apung dimana Ramlan ditemukan tewas di dasar laut.(ist)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Anggota TNI Angkatan Laut (AL) mengevakuasi seorang pekerja tambang ponton laut, Sabtu, (19/09/2020), di perairan Pulau Perut Dusun Penganak Desa Air Gantang Kecamatan Parittiga Kabupaten Bangka Barat.

"Anggota Posmat (Pos Pengemat--red) Jebus menerima laporan masyarakat adanya pekerja tertimbun tanah," ungkap Dan Posmat TNI AL Jebus, Pelda Ibrahim, dikonfirmasi Minggu, (20/09/2020).

Menurut Pelda Ibrahim setelah menerima laporan dari masyarakat, anggota Posmat TNI AL Jebus bersama dengan Polair serta masyarakat melakukan pencarian korban di sekitar wilayah Pulau Perut tempat pekerja melakukan aktivitas TI selam. 

"Pencarian membuahkan hasil, sekitar pukul 18.30 WIB korban berhasil ditemukan," tutur Pelda Ibrahim.

Ditambahkan Pelda Ibrahim, korban bernama Romlan berusia 34 tahun dan ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa lagi. 

"Selanjutnya anggota Posmat TNI AL Jebus dan Polair beserta masyarakat bersama-sama mengantarkan jenazah ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga," tukas Ibrahim. 

Sementara itu Kepala Desa Air Gantang Alikhan saat dikonfirmasi terkesan menghindar dan mengaku tidak tahu adanya peristiwa tersebut.

"Saya tidak tahu itu, konfirmasi ke kadusnya saja, tidak ada insendin itu," kata Alikhan saat dihubungi.

Menurut Alikhan pekerja tambang yang tenggelam bukan warganya namun warga luar yang bekerja dan beraktivitas di wilayahnya tanpa laporan. Ia juga mengaku tidak tahu ada aktivitas tambang laut di desanya.

Alikhan menyebutkan tidak tahu ada aktivitas tambang serta tidak ikut mengurusi tambang laut di wilayahnya. 

"Tapi saya tidak tahu persis orangnya yang mana kalau kecelakaannya ada cuman saya tidak tahu itu banyak penduduk itu yang cari makan di situ," tuturnya.

Setelah ditanyai kembali, Alikhan akhirnya mengungkapkan memang ada aktivitas tambang dengan menggunakan ponton yang dilakukan masyarakat sekitar.(rul/wb) 



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE