Kesadaran Masyarakat Menggunakan Masker Masih Kurang

Firman    •    Selasa, 15 September 2020 | 17:51 WIB
Lokal
Lantaran tak mengenakan masker, seorang pengendara mendapat hukuman push up di tempat.(fn/wb)
Lantaran tak mengenakan masker, seorang pengendara mendapat hukuman push up di tempat.(fn/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com  -- Kabag Ops Polres Pangkalpinang, AKP Johan Wahyudi melihat penggunaan masker oleh masyarakat  saat berada di luar rumah atau tempat umum masih kurang. 

Hal itu terlihat ketika dilakukan razia masker, khusus di Jalan Trem dan Pasar Kaget dengan Satpol PP Kota Pangkalpinang, masih banyak masyarakat yang tidak gunakan masker saat berada di luar luar rumah dan tempat umum. 

"Secara kasat mata kita lihat kesadaran masyarakat menggunakan masker di luar rumah atau tempat umum masih kurang," ujar AKP Johan Wahyudi, Selasa (15/9/2020). 

Johan menjelaskan razia justisi ini dalam rangka memutuskan mata rantai penyebaran wabah Covid-19 di Provinsi Babel khusunya Pangkalpinang. 

"Tindakan ini kita lakukan supaya masyarakat sadar akan pentingnya keselamatan dengan menggunakan masker, dari penyebaran Virus Corona," pesan Johan. 

Selain itu diungkapkan Johan, masyarakat yang tidak menggunakan masker ketika ditanya beralasan lupa membawa.

"Ada yang pas lihat kita baru gunakan masker, ada juga yang bilang lupa bawa di rumah," imbuhnya.

Johan juga berharap bagi masyarakat agar selalu gunakan masker, demi keselamatan diri kita sendiri dan orang lain. 

"Selalu gunakan masker saat berada di luar rumah atau tempat umum, dan jaga jarak cuci tangan, agar masyarakat tidak terdampak Covid-19, dan bisa dapat memutuskan mata rantai penyebaran virus ini," ajak Kabag Ops. 

Sementara itu Kasi Kerjasama Masyarakat Satpol PP Pemkot Pangkalpinang, Maryanto mengungkapkan, kegiatan ini akan rutin dilakukan dan menurut jadwal yang ada dalam satu minggu akan dilakukan tiga kali sehari razia masker ini

"Razia masker kepada masyarakat ini, intinya pemerintah ingin melindungi semua lapisan masyarakat dari paparan Covid-19, dan bisa bersama-sama dapat memutuskan mata rantai penyebaran wabah virus Corona," ungkap Mulyanto. 

Selain itu ia menjelaskan untuk saat ini belum ada sanksi denda, hanya berupa sanksi sosial. 

"Untuk sanksi denda belum ada bagi masyarakat yang tidak gunakan masker di tempat umum, cuma kalau sanksi sosial kita terapkan berupa pus-up dan lain sebagainya sudah diterapkan," tandasnya.(fn/wb)




MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE