Pilkades Serentak di Bangka Barat Terancam Ditunda

Kabid PMD (Pemberdayaan Masyarakat Desa) Dinsospemdes Kabupaten Bangka Barat Winda.(rul/wb)
Kabid PMD (Pemberdayaan Masyarakat Desa) Dinsospemdes Kabupaten Bangka Barat Winda.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Kabid PMD (Pemberdayaan Masyarakat Desa) Dinsospemdes Kabupaten Bangka Barat Winda menyampaikan Bupati Bangka Barat ingin Pilkades Serentak tidak diselenggarakan tahun ini dan ditunda saat rapat koordinasi.

"Saya belum berani menyampaikan kalau ini digagalkan atau ditunda jadi secara lisan pak bupati kemarin menyampaikan untuk ditunda,” ungkap Winda, Senin (14/09/2020).

Winda mengatakan kalau dari Dinsospemdes Bangka Barat sebenarnya semangat untuk melanjutkan pelaksanaan Pilkades agar digelar dua minggu setelah Pilkada 2020 yakni wacananya tanggal 21 Desember 2020.

"Sudah kami buat rundownnya tapi yang jadi permasalahannya ada Pilkada, sehingga perlu persiapan ekstra. Yang dikhawatirkan semua pihak dari segi keamanan tahapan maupun dan segi lainnya,” jelas Winda.

Ditambahkan Winda, prioritas dari Kemendagri adalah Pilkada serentak dan setelah Pilkada baru boleh digelar Pilkades serentak.

"Secara lisan bupati menunda, wacananya dilaksanakan itu dua minggu setelah Pilkada untuk pencoblosan surat suara Pilkades,” imbuhnya.

Winda juga menjelaskan pihaknya akan berkonsultasi ke Kemendagri untuk penundaan Pilkades serentak Kabupaten Bangka Barat ini apakah akan digelar tahun 2021 atau 2022.

"Kalau digelar tahun ini ada 22 desa yang Pilkades tapi kalau ditunda 2021, tahun 2022 ada 23 desa yang Pilkades. Kalau kita gabung pelaksanaan tahun 2022 maka ada 55 desa yang akan Pilkades serentak," tukasnya.(rul/wb)




MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE