Reklamasi Lahan Eks Tambang di Selinsing, PT Timah Sulap Jadi Agrowisata

ADVERTORIAL    •    Kamis, 10 September 2020 | 11:25 WIB
Lokal
Kampong Reklamasi Selingsing Kabupaten Belitung Timur (Beltim). (Ist)
Kampong Reklamasi Selingsing Kabupaten Belitung Timur (Beltim). (Ist)

PANGKALPINANG, advertorial - PT. Timah, Tbk terus berkomitmen untuk melakukan reklamasi terhadap lahan eks tambang. Tidak hanya melakukan revegetasi atau penanaman , melainkan juga melakukan reklamasi dalam bentuk lainnya yang dapat memberikan nilai tambah. 

Seperti lahan reklamasi di Selinsing,  Kabupaten Belitung Timur (Beltim) yang bertahap dirubah oleh PT Timah menjadi agrowisata. 

Kabid Komunikasi Perusahaan, Anggi Siahaan menyebutkan, berdasarkan regulasi, maka perusahaan tambang dapat melakukan reklamasi dalam bentuk lainnya dengan mengusulkan rencana reklamasinya ke Kementerian terkait untuk mendapat persetujuan. 

Ia menjelaskan, jika pada reklamasi revegatasi upaya yang dilakukan dengan menanam tanaman kayu fast growing seperti seperti sengon, cemara laut, akasia dan lainnya.

"Luas lahan di areal eks tambang Selinsing ini sekitar 19 hektare, mulai dilaksanakan pekerjaan sejak tahun 2018, kita namai kampong reklamasi Selinsing, " ujar Anggi. 

Sejalan dengan Kampong reklamasi Air Jangkang di Bangka, Kampong reklamasi Selinsing ini juga akan dijadikan lokasi perkebunan, sekaligus bisa menjadi tempat wisata di negeri laskar pelangi. 

"Proses reklamasi ini masih terus berlanjut setiap zonanya, saat ini bertahap dibangun beberapa sarana prasarana," imbuhnya. 

PT. Timah, lanjut Anggi, menggandeng Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Mitra Jaga Selinsing untuk mengelola lahan ini, dimana tahap awal yang sudah dikerjakan yakni pembibitan, pembangunan beberapa spot foto, dan kawasan peternakan. 



MEDSOS WOWBABEL