Warga Tanjung Ketapang Minta Tambak Udang Kelisut Rampungkan Izin

Aston    •    Selasa, 08 September 2020 | 17:10 WIB
Lokal
Pertemuan antaran nelayan  Tanjung Ketapang Toboali dengan perusahaan tambak udang yang belum memiliki izin beroperasi.(as/wb)
Pertemuan antaran nelayan Tanjung Ketapang Toboali dengan perusahaan tambak udang yang belum memiliki izin beroperasi.(as/wb)

TOBOALI,www.wowbabel.com -- Aktivitas pembukaan lahan budidaya tambak udang vaname di sekitar kawasan Wisata Pantai Kelisut Kelurahan Tanjung Ketapang Toboali Bangka Selatan diminta warga merampungkan perizinan.

Budidaya tambak udang yang diketahui milik CV  Dunia Vaname tengah melakukan lean clering lahan atau pembukaan lahan tambak. Namun, menurut warga setempat bahwa perusahaan belum mengantongi perizinan aktivitas.

"Saat ini pihak perusahaan sudah melakukan lean clering lahan, sementara pihak perusahaan baru melengkapi izin advice planing dan izin prinsip persetujuan. Dan kalau sepengetahuan kami advice planing dan izin prinsip bukan merupakan izin operasional, maka kami ke sini mempertanyakan hal ini," ujar Joni Zuhri, Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Kelurahan Tanjung Ketapang di Kantor DPRD Basel, Senin (7/9/2020) kemarin.

Masyarakat minta agar pihak perusahaan terlebih dahulu merampungkan perizinan sebelum melakukan pembukaan lahan yang sebahagian terkena Hutan Mangrove tersebut. 

"Ini penting, kenapa penting karena saat ini suasana Pilkada. Kami juga masyarakat tidak mau dihantam suara miring ada aktivitas belum jelas, nanti kita yang disudutkan," imbuh Joni. 

Sekretaris Daerah Pemkab Basel Achmad Ansyori membenarkan ada rencana budidaya tambak udang vaname tersebut. Ia mengatakan pemerintah daerah memang telah mengeluarkan advice planing dan izin prinsip persetujuan. 

Namun, sejauh mana perizinan lainnya seperti izin lokasi, izin lingkungan, izin penggunaan air laut dan izin usaha pertambakan diluar kewenangan pemerintah Bangka Selatan. 

" Kewenangan Pemkab Basel sebatas advice planing, izin prinsip persetujuan dari Bupati dan IMB, izin prinsip lainnya kewenangan ada di provinsi. Terkait sudah sudah ada aktivitas akan kami sampaikan kepada pihak perusahaan," tutur Achmad Ansyori.

Erwin Asmadi Ketua DPRD Basel yang memimpin audiensi dengan masyrakat Pokmaswas tersebut menyarankan agar pihak perusahaan merampungkan perizinan sebelum beraktivitas. Sekaligus minta pemerintah daerah menindaklanjuti aduan masyrakat agar persoalan  segera terselesaikan. 

"Tolong Pak Sekda kalau belum kantongi izin jangan ada aktivitas dan lengkapi izin yang belum lengkap," pinta Erwin. 

Sedikitnya ada belasan warga Kelurahan Tanjung Ketapang audiensi ke kantor DPRD audiensi guna menanyakan kejelasan perizinan CV Dunia Vaname.

Pada kesempatan itu turut dihadiri kepala Seksi Pengawasan Tindak Pidana Dinas DKP Provinsi Babel, Akhmad Jaya Firdaus

Menurutnya, perusahaan belum diperbolehkan melakukan pembukaan lahan jika belum mengantongi izin lokasi.

" Kalau sudah keluar izin lokasi sudah bisa lean clering lahan, tapi produksi belum. Permasalahan tambak udang ini tengah jadi persoalan di tujuh kabupaten dan  Pak Gubernur sedang bentuk  tim terpadu," tukasnya.(as/wb)




MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE