Kemen PUPR Segera Membuat Program Khusus Infrasturktur Penunjang KI Sadai

Tim_Wow    •    Senin, 07 September 2020 | 17:33 WIB
Nasional
Tim Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat melakukan diskusi untuk pengembangan Kawasan Industri Sadai.(wb)
Tim Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat melakukan diskusi untuk pengembangan Kawasan Industri Sadai.(wb)

TOBOALI,www.wowbabel.com -- Tim Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera menyusun program  khusus penunjang percepatan Kawasan Industri (KI) Sadai Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung.

Tim dipimpin Sosilawati dari BPWI I Bid PUPR didampingi Balai Besar Wilayah PUPR Provinsi Bangka  mengumpulkan data dan diskusi bersama dinas terkait  untuk program pasokan air bersih. Tak saja pasokan air bersih dalam kunjungan lapangan Tim BPIW juga menyusun program perumahan dan infrastruktur lainnya pendukung KI Sadai. Untuk tahap pertama  KI Sadai menggarap lahan seluas 400 hektar ini termasuk lahan untuk pembangunan pelabuhan.

"Kunjungan TIM BPIW dan Satker BBWS Babel  mengumpulkan data sekaligus berdiskusi untuk menyusun program pendukung percepatan KI Sadai. Sebab KI Sadai masuk dalam prioritas sembilan KI di Indonesia dalam RPJM Nasional 2020-2024. KI sadai akan dibahas khusus bersama stakeholder," ujar Sosilowati dalam rapat bersama di KI Sadai, Senin (7/9/2020).

Karena masuk dalam prioritas itulah Tim BPWI PUPR perlu menindaklanjuti pembahasan infrastruktur pendukung KI Sadai ini secara khusus. 

"KI Sadai akan kita prioritaskan dibahas secara khusus dengan melibatkan pihak yang terkait di pusat, provinsi dan kabupaten, tidak saja pasokan air bersih tapi juga ada infrastruktur lainnya seperti perumahan maupun jalan. Kami baru pertama kalinya ke KI Sadai jadi membutuhkan masukan dan diskusi yang lebih dalam lagi untuk menyusun programnya," tukas Sosilowati.

Dari data yang diterima BPIW dari Satker BWWS Wilayah VII untuk pasokan air bersih ke KI Sadai bisa menggunakan sumber air baku  Kolong Telek dan DAS Bantal. Namun perlu dikembangkan lagi agar bisa memasok kebutuhan air bersih mencapai 60-80/detik bagi kebutuhan industri di KI Sadai. (*)




MEDSOS WOWBABEL