Tolak Koalisi dengan Petahana, Arief Ajukan Tiga Opsi

Chairul Aprizal    •    Selasa, 01 September 2020 | 13:04 WIB
Pilkada
Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Bangka Barat Arief Ferdiansyah.(ist)
Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Bangka Barat Arief Ferdiansyah.(ist)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Bangka Barat Arief Ferdiansyah yang semula yakin sudah hampir 100 persen berkoalisi dengan PKS akan maju berpasangan Samsir-Arif, akhirnya mundur dan berhenti di last minute saat dibukanya pendaftaran, Selasa (01/09/2020).

Melihat arah arus koalisi mulai berubah yaitu PKS yang final berkoalisi dengan Partai Nasdem Bangka Barat mengusung Haji Sukirman-Bong Ming Ming sehingga Partai Hanura yang mengusung dirinya batal berpasangan dengan Samsir yang rencana sebelumnya diusung lewat PKS.

"Besok itu ada kabar dari DPP, baru bisa saya kasih jawaban resmi ke media, iya kita ada tiga opsi dalam artinya kader Hanura tetap maju," ungkap Arief saat dikonfirmasi, Selasa (1/9/2020).

Anak Kandung Mantan Bupati Bangka Barat Almarhum H Parhan Ali ini menuturkan selain membuat poros keempat dengan tetap majukan dirinya sebagai bakal calon Bupati Bangka Barat, Hanura bisa jadi bergabung ke poros kedua dan ketiga.

"Opsi kedua kita bergabung dengan Nasdem dan PKS, opsi ketiga bisa juga dengan Gerindra gitu," imbuhnya.

Arief menjelaskan usulan dari ketiga opsi tersebut sudah disampaikan ke DPP Partai Hanura pasca berubahnya arus koalisi dengan PKS.

"Itu usulan yang kita sampaikan ke DPP nanti yang memutuskan DPP bukan kita," tegasnya.

Arief hanya mengusulkan ketiga opsi tersebut dan tidak sedikitpun mengusulkan terkait berkoalisi dengan Petahana.

"Sepertinya kemarin DPP tidak dibahas dengan DPP hal itu maksudnya saya tidak mengusulkan hal itu," ujarnya.

Arief menyebutkan DPP Partai Hanura tidak berambisi dan ngotot harus ke Petahana karena melihat sisi peluang yang menang lebih mendekati kemana.(rul/wb)




MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE