Firman Rela Nyeberang Pulau Demi Jualan Bendera

Caption: firman saat berjualan bendera di Kawasan Rumah Dinas Bupati Bangka Barat. (rul/wb)
Caption: firman saat berjualan bendera di Kawasan Rumah Dinas Bupati Bangka Barat. (rul/wb)

MUNTOK, www.wowbabel.com -- Pedagang bendera musiman mulai bermunculan di Kota Muntok Kabupaten Bangka Barat. Firman (40) salah satu pedagang bendera musimam di Kawasan Rumah Dinas Bupati Bangka Barat mengatakan tahun ini omsetnya menurun. 

Warga Asal Bandung ini rela menyeberang dari pulau Jawa ke Bangka untuk mengais rezeki berjualan Bendera yang ramai dicari orang untuk memeringati HUT RI ke 75 tahun ini. 

"Mulai jualan bendera pertengahan juli. Kalau saya tiap tahun jualan disini, pedagang musimanlah habis itu pulang," katanya. 

Ia sengaja memilih Muntok sebagai tempat berjulan, lantaran dinilai lebih aman jika dibandingkan di kota asalnya. 

"Enaknya berjual disini ya aman tidak ada yang usil, kalau dibandung kadang diusilin orang bendera dicabut. Kalau di Bangka orangnya enggak usil kita tinggal malam enggak ada yang nyabut. Enaklah jadi enggak capek bongkar pasang," jelasnya.

Meski peringatan HUT RI ke 75 akan berlangsung pekan depan, menurutnya pembeli benderanya masih belum terlalu ramai. Ditambah lagi dengan pandemi Covid-19 yang memperparah keadaan. 

"Bedalah tahun ini dengan tahun kemarin, agak sepi. Kalau tahun dulu habis terus benderanya, tapi ya kalau enggak habis kan stoknya bisa disimpan bisa jadi rejeki di tahun berikutnya," ujarnya.

Kendati omsetnya menurun, Ia membeberkan dirinya masih tetap mengantongi untung bersih dari berjualan bendera sekitar Rp 4 juta. 

"Selain nyari uang, aman disini, meriahkan Agustus, saya jualan bendera ini memang sudah turun temurun sudah dari orang tua saya," ucapnya.

Baginya menjual bendera merah putih bukan hanya sekedar untuk mencari rezeki, melainkan juga menjadi kebanggaan dan menambah semangat patriotismenya. 

"Kita wajiblah pasang bendera untuk menghargai jasa para Pahlawan. Masak hanya untuk pasang satu bendera  saja enggak mau, kita enggak mungkin bisa ngerasa seperti sekarang jadi pegawai kantor, jadi apapun kalau enggak ada jasa para Pahlawan," tutur Firman.

Menurutnya, meski Indonesia telah 75 tahun merdeka, namun kondisi ekonomi di Negeri ini tidak banyak berubah. Masih saja tetap kesulitan. 

"Tahun ini tahun emas kan 75 tahun mestinya meriah hiburan ada, apapun ada. Ini enggak ada kelihatan meriahnya untuk rakyat, yang dibahas sekarang ya cuma Covid-19," tutupnya. (rul/wb)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL