Diduga Gangguan Mental, Warga Belinyu Terjun Dari Lantai Empat Hotel

Dwi H Putra    •    Jumat, 31 Juli 2020 | 17:30 WIB
Lokal
JenazahFredy alias Afuk (37) warga Jalan Panji Pasir Kelurahan Kuto Panji Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka saat diotopsi di Puskesmas Belinyu.(ist)
JenazahFredy alias Afuk (37) warga Jalan Panji Pasir Kelurahan Kuto Panji Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka saat diotopsi di Puskesmas Belinyu.(ist)

BELINYU, www.wowbabel.com -- Fredy alias Afuk (37) warga Jalan Panji Pasir Kelurahan Kuto Panji Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), diduga memiliki gangguan mental nekad terjun dari atas hotel yang ada di wilayah tersebut. 

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Polsek Belinyu, korban keluar melalui jendela lantai empat, lalu korban diduga melompat dari balkon lantai empat ke lantai dasar dengan ketinggian 17 meter. 

Korban diduga sengaja melompat dari balkon lantai empat, karena diketahui balkon di lantai dua lebih lebar namun korban tidak terjatuh/tersangkut di balkon lantai dua tersebut. 

Diduga pada saat mendarat korban bertumpu menggunakan kedua kaki yang mengakibatkan tumit kaki sebelah kanan dan tumit kaki sebelah kiri remuk/ pecah, selanjutnya korban tersungkur yang mengakibatkan luka di bagian kepala. 

"Dan berdasarkan keterangan keluarga dan tetangga korban, bahwa korban dan dua orang adiknya mengalami gangguan mental," kata Kapolsek Belinyu, AKP Ricky Dwiraya Putra di Belinyu, Jumat (31/7/2020). 

Kapolsek melanjutkan hasil pemeriksaan Dokter Puskesmas Belinyu & Tim Identifikasi Polres Bangka terhadap korban terdapat luka robek didahi sepanjang 6 cm, terdapat luka robek di atas pelipis kanan (alis) 2,5 cm, terdapat multiple fraktur ekstrimitas bawah kanan (patah tulang kaki kanan), terdapat multiple fraktur ekstrimitas bawah kiri (patah tulang kaki kiri) dan pendarahan aktif ekstrimitas bawah kanan. 

Tidak hanya itu, berdasarkan keterangan saksi-saksi yang diminta keterangan anggota Polsek Belinyu, pada hari Kamis tanggal 30 Juli 2020 sekira pukul 17.00 WIB korban datang sendirian ke hotel mengendarai Honda Supra Kirana No.Pol B 6301 BGC lalu korban naik ke lantai empat (Ruangan Fitnes), kemudian saksi diberitahu oleh member Fitnes supaya mengawasi atau melihat-lihat korban, karena korban diduga mengalami gangguan jiwa. 

Selanjutnya saksi menegur korban, supaya korban turun kemudian korban turun dan meninggalkan hotel. Dan sekitar pukul 18.30 WIB saksi lainnya selaku resepsionis melihat korban kembali ke hotel lalu pelaku/korban langsung naik ke lantai empat, lalu sekitar pukul 18.45 WIB saksi lainnya melintas di jalan belakang hotel dan melihat korban sudah tergeletak di lantai dasar halaman belakang, hal ini pun langsung diberitahu karyawan hotel yang lain selanjutnya langsung membawa korban ke Puskesmas Belinyu. 

"Korban sempat dibawa ke Puskesmas Belinyu, tapi tidak tertolong dan meninggal dunia, korban dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan," pungkas AKP Ricky. (dwi/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL