Curi Rumah Kosong, Operator PC Dibekuk Timgab di Pondok Jualan Lintas Timur

Dwi H Putra    •    Senin, 20 Juli 2020 | 16:09 WIB
Lokal
Caption: Dua Pelaku pencurian rumah kosong saat diamankan Polres Bangka. (dwi/wb)
Caption: Dua Pelaku pencurian rumah kosong saat diamankan Polres Bangka. (dwi/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Erlangga alias Angga Bebek (37) warga Kampung Jawa Kelurahan Kuto Panji Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, tak berkutik saat diringkus Tim Buru Sergap Polres Bangka dan Satreskrim Polsek Belinyu di Pondok jualan milik warga di kawasan Jalan Lintas Timur, Kamis (16/7/2020). 

"Pelaku dibekuk ketika bersembunyi disalah satu pondok tempat berjualan milik warga, setelah sebelumnya Tim Buser Polres Bangka menerima informasi keberadaan pelaku di Pangkalpinang," kata Kapolres Bangka, AKBP Widi Haryawan, Senin (20/7/2020).

Angga diamankan, lantaran terlibat dalam komplotan pencurian rumah kosong bersama beberapa rekannya. Sebelum meringkus Angga,  Polres Bangka terlebih dahulu membekuk rekannya Asrin alias Atok (31) warga Bukit Ketok Kelurahan Kuto Panji Kecamatan Belinyu di kediamannya.

Dari keterangan pelaku Asrin, tidak sendiri untuk melakukan tindak pidana pencurian tersebut, melainkan dengan satu rekannya Angga. Polisi lalu melakukan pengembangan dan berhasil menemukan Angga sekitar pukul 03.00, Kamis (16/7/2020). 

Tim Buser Polres Bangka pun langsung melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap pelaku berdasarkan informasi berada di Jalan Lintas Timur Pangkal Pinang. 

"Lalu, tim melakukan pengembangan mencari barang bukti di kontrakan milik pelaku di Jalan Jembatan 12 Kelurahan Rangkui, Pangkal Pinang. Di rumah kontrakan ini diamankan alat cuci motor (steam) dan televisi, sedangkan barang curian lainnya terlebih dulu sudah diambil di Belinyu, bersama pelaku Asrin," terangnya.

Sementara itu, Angga mengaku bekerja sebagai operator PC berhenti sementara disebabkan pandemi Covid-19, dan membutuhkan biaya untuk pengobatan anaknya yang mendapat perawatan di rumah sakit karena menderita step.

Tidak hanya itu, uang hasil menjual barang curian juga dipakai untuk membeli sabu bersama Asrin.

"Saya kerja operator PC, tapi karena Covid-19 tidak ada aktivitas pekerjaan, akibatnya mencuri bersama Asrin. Uangnya dibagi rata saya gunakan untuk berobat anak dan beli sabu bersama Asrin," ujar Angga.

"Aksi yang kami lakukan ketika mengetahui rumah itu kosong, masuk kedalam dengan mencongkel pintu atau jendela lalu mengambil barang yang bisa dijual dengan cepat," paparnya.

Pelaku juga mengaku pernah ditahan terkait kasus penganiayaan, dan akibat perbuatannya kedua pelaku diamankan di Ruang Tahanan Polres Bangka dan dikenakan Pasal 363 KUHPidana. (dwi/wb)



MEDSOS WOWBABEL