Tiga Rumah Sakit di Bangka Layani Rapid Test Gratis

Dwi H Putra    •    Selasa, 14 Juli 2020 | 13:57 WIB
Lokal
Juru Bicara Bersama GTPPC-19 Bangka, Boy Yandra.(dwi/wb)
Juru Bicara Bersama GTPPC-19 Bangka, Boy Yandra.(dwi/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Tiga rumah sakit (RS) di Kabupaten Bangka mulai melayani rapid test secara gratis.

Hal ini berdasarkan kebijakan yang dikeluarkan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC-19) Bangka sekaligus Bupati Bangka, Mulkan SH MH, 

Ketiga RS tersebut diantaranya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrin di Kecamatan Sungailiat, RS Eko Maulana Ali di Kecamatan Belinyu dan RS Mayor Syafri Rahman di Kecamatan Puding Besar.

"Rapid test semula hanya boleh dilakukan di RSUD Depati Bahrin, saat ini diperluas dan boleh dilakukan di RS Eko Maulana Ali dan RS Mayor Syafri Rahman," ungkap Juru Bicara Bersama GTPPC-19 Bangka, Boy Yandra di Sungailiat, Selasa (14/6/2020). 

"Hal ini atas perintah dan kebijakan Bupati Bangka terkait tempat rapid test gratis ini," ujarnya. 

Lebih lanjut dikatakan Boy Yandra, hal ini dilakukan untuk mempermudah masyarakat yang ingin mengikuti Rapid Test gratis, sehingga dilaksanakan di RS Mayor Syafri Rahman untuk melayani masyarakat di Kecamatan Puding Besar, Bakam dan sekitarnya.

Begitu juga dengan RS Eko Maulana Ali, supaya masyarakat di Kecamatan Belinyu dan Riausilip dapat mendapatkan Rapid Test gratis, ketika hendak bertugas keluar daerah. 

"Kami berharap dengan penambahan tempat pelayanan Rapid Test gratis ini, semakin mempermudah pelayanan dan menjangkau lebih dekat kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkannya," jelas Boy Yandra. 

Ditambahkannya, Pemkab Bangka menargetkan sebanyak 9.800 buah Rapid Test gratis untuk program ini dengan anggaran sekitar Rp 1,3 Miliar dari anggaran penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka. 

"Sampai hari Senin (13/07/2020) tercatat sudah 744 orang memanfaatkan rapid test gratis yang disiapkan Pemkab Bangka ini, diantaranya mahasiswa dan pelajar, aparatur sipil negara, anggota TNI dan Polri yang menjalankan dinas luar daerah," tukas Boy Yandra. (dwi/wb)




MEDSOS WOWBABEL