Dua Tahun Diburu, DPO Penggelapan Uang Buku Sekolah Diringkus di Bangka

Dwi H Putra    •    Kamis, 09 Juli 2020 | 12:21 WIB
Lokal
Caption: Tim gabungan terdiri dari Buser Polres Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dan Buser Polres Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Provinsi Jambi, meringkus pelaku penggelapan uang buku sekolah yang masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak tahun 2018 di Polres Tanjabtim. (dwi/wb)
Caption: Tim gabungan terdiri dari Buser Polres Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dan Buser Polres Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Provinsi Jambi, meringkus pelaku penggelapan uang buku sekolah yang masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak tahun 2018 di Polres Tanjabtim. (dwi/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Tim gabungan terdiri dari Buser Polres Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dan Buser Polres Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Provinsi Jambi, meringkus pelaku penggelapan uang buku sekolah yang masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak tahun 2018 di Polres Tanjabtim.

Agus Triyanto (31) warga SK 8 Kelurahan Bandar Jaya Kecamatan Rantau Rasau Kabupaten Tanjabtim, tidak bisa mengelak ketika timgab mengerebek rumah kontraknya di Lingkungan Sri Pemandang, Kelurahan Srimenanti, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka.

"Pelaku sudah masuk DPO selama dua tahun terhitung 2018 lalu, kami sudah melakukan pencarian ke beberapa daerah, akhirnya berdasarkan informasi dari masyarakat, pelaku berada di Sungailiat," kata Kanit Reskrim Polres Tanjabtim, Ipda June Sianipar di Sungailiat, Kamis (9/6/2020).

"Kami berterimakasih atas dukungan dari Buser Polres Bangka, sehingga pelaku berhasil diamankan dan bisa dibawa ke Tanjabtim untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," ujarnya.

Pelaku diamankan berdasarkan laporan Sumbogo Novianto (44) warga Jalan Raja Yamin Lingkungan Gotong Royong, Kelurahan Telanai Pura, Kecamatan Telanai Pura, Kota Jambi dengan laporan polisi Nomor: LP/ B -12/ Res 1. 11/ II/ 2019/ JAMBI/ TANJUNG JABUNG TIMUR/ SPKT.

Berdasarkan laporan korban, pelaku yang menjadi karyawan di perusahaannya sejak tahun 2017 melakukan pemasaran buku-buku ke sekolah tingkat TK, SD, SMP dan SMA/ SMK di wilayah Tanjabtim, sejak Januari hingga Februari tahun 2018 perusahaan mendapatkan pesanan menggunakan sistem online dan non online.

Pada Maret, April dan Mei tahun 2018 perusahaan mendistribusikan buku pelajaran sebanyak 20 ribu eksemplar ke 35 sekolah di wilayah Tanjabtim. Setiap bulan pelaku melaporkan penjualan buku dengan whatsapp belum cair.

"Pelaku sempat berjanji akan membayar uang itu, tapi tidak pernah dibayar, ketika pelapor mengecek ke rumah kontraknya pelaku sudah tidak ada lagi," jelas Ipda June.

"Akibat perbuatan pelaku, perusahaan mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp 400 juta," paparnya.

Sementara, Kanit Buser Polres Bangka, Ipda Eka N Zen, menambahkan setelah menerima informasi dan kedatangan tim dari Polres Tanjabtim yang mencari DPO di wilayah Sungailiat, langsung mengumpulkan tim dan melakukan penyelidikan.

"Akhirnya berdasarkan informasi masyarakat keberadaan pelaku diketahui, kemudian timgab melakukan persiapan dan langsung meringkus pelaku di kontrakannya," kata Ipda Eka.

"Pelaku langsung dibawa ke Polres Tanjabtim untuk menjalani proses hukum dan mempertanggungjawabkan perbuatannya," pungkasnya. (dwi/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE