Kejari Pangkalpinang Sudah Terima 8 Napi Asimilasi

Hendri Dede PKP    •    Jumat, 03 April 2020 | 18:40 WIB
Lokal
Tujuh orang napi yang diberikan asimilasi (program pembinaan) kepada pihak Kejari kota Pangkalpinang. (Dede/wowbabel)
Tujuh orang napi yang diberikan asimilasi (program pembinaan) kepada pihak Kejari kota Pangkalpinang. (Dede/wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Kejaksaan Negeri Pangkalpinang kembali menerima tujuh orang narapidana yang diberikan asimilasi atau dibebaskan dengan merujuk keputusan Kemenkumham dalam pencegahan dan penanggulangan Covid-19, Jumat (3/4/2020).

Kasi Pidana Umum Kejari Pangkalpinang, Abdul Aziz menyatakan pemberian asimilasi dan hak integrasi bagi narapidana dan anak terkait pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19.

"Jadi kemarin ada satu, hari ini tujuh. Ini akan ada terus sampai tanggal 7 April, dimana mereka disidangkan kalau di Kejaksaan Pangkalpinang, ya dikembalikan ke kita sebagai pengawas," ujarnya.

Abdul Aziz menuturkan, napi yang dapat diberikan asimilasi adalah napi yang berkelakuan baik dibuktikan dengan tidak sedang menjalani hukuman disiplin dalam kurun waktu 6 bulan terakhir.

Selain itu, bagi napi yang aktif mengikuti program pembinaan yang baik dan telah menjalani dua pertiga masa pidana.

"Jadi narapidana yang sudah memenuhi syarat dalam peraturan menteri hukum dan HAM Nomor 10 tahun 2020, mereka yang sudah menjalin dua pertiga dan separuh hukuman yang telah memenuhi syarat bisa asimilasi," tukasnya.

"Salah satunya telah menjalani setengah masa pidana. Misalnya orang 6 tahun, sudah menjalin hukuman tiga tahun," kata Abdul Aziz.

Kata Aziz, napi yang dibebaskan akan menjalani asimilasi di rumah dengan pembimbingan dan pengawasan Bapas.

"Pasal 2 itu menyatakan, bagi asimilasi narapidana bisa dilaksanakan di rumah dengan pembimbingan dan pengawasan Bapas," jelas dia. (Hdd/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE