Nelayan Belolaut Geruduk Erzaldi Rosman di Acara Penanaman Pohon

Chairul Aprizal    •    Jumat, 20 Maret 2020 | 15:10 WIB
Lokal
Para nelayan Desa Belolaut usai bertemu dengan Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman di Pantai Ranggam Desa Belolaut.(rul/wb)
Para nelayan Desa Belolaut usai bertemu dengan Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman di Pantai Ranggam Desa Belolaut.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Puluhan Nelayan Desa Belolaut Kecamatan Muntok, mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap hasil pertemuan Bupati Bangka Barat dengan PT Timah yang hanya minta KIP digeser dair Perairan Desa Belolaut.

Para nelayan Desa Belolaut menggeruduk Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman saat menghadir kegiatan penanaman pohon di Pantai Ranggam Desa Belolaut, Jumat (20/03/2020).

Soni (43) salah satu nelayan menyampaikan Bupati Bangka Barat hanya minta digeser sementara permintaan para nelayan menginginkan izin tersebut dicabut.

"Kami sangat-sangat resah, sangat-sangat mohon kepada Pak Gub untuk mencabut izin operasi wilayah kapal isap di perairan Belolaut,” ungkap Soni.

Soni memohon kepada Gubernur Bangka Belitung untuk wilayah Desa Belolaut agar bersih dari tambang.

"Kan banyak daerah Penganak, daerah sana kan masyarakatnya setuju untuk kapal isap ini larikanlah ke sana bukan kami ini menentang pemerintah," tutur Soni.

Para nelayan mengungkapkan sangat resah dengan adanya aktivitas kapal isap. Sejak tahun 2017 sudah pernah ada kesepakatan untuk bersih dari tambang di wilayah perairan Belolaut.

"Tidak bisa diapakan lagi keadaan kami ini, limbah ini, kemarin itu pertemuan sangat sangat belum puas,” kata Soni.

"Kami ini mau secepatnya kan lihatlah itu di sana, lebih baik dicabut kami tidak mau lagi tambang apapun di perairan Desa Belolaut ini," tukas Soni.(rul/wb)



MEDSOS WOWBABEL