Tolak Tambang Timah Kubu, Ratusan Nelayan Geruduk Kantor Bupati Basel

Aston    •    Senin, 09 Maret 2020 | 13:25 WIB
Lokal
Ratusan nelayan geruduk Kantor Bupati Bangka Selatan.(as/wb)
Ratusan nelayan geruduk Kantor Bupati Bangka Selatan.(as/wb)

TOBOALI,www.wowbabel.com -- Ratusan nelayan berunjuk rasa di Kantor Bangka Selatan (Basel), Senin (9/3/2020) pagi menolak aktivitas tambang timah ponton isap produksi (PIP) di Perairan Kubu, Kecamatan Toboali Basel.

Masyarakat yang tergabung di Nelayan Batu Perahu dan sekitarnya menyatakan keberatan dan menolak keras aktivitas tambang di Perairan Kubu karena mengancam nelayan Tanjung Kubu dan sekitarnya.

Para nelayan sesalkan sikap Pemerintah Bangka Selatan yang dianggap ikut terlibat dalam pemberian legalitas terhadap tambang PIP di perairan setempat. Nelayan menilai tanpa izin rekomendasi pemerintah daerah maka izin tersebut tidak bisa dikeluarkan.

" Tanpa ada izin rekomendasi pemerintah daerah maka izin tidak akan dikeluarkan," tutur Nelayan Batu Perahu Joni Zuhri dalam orasinya.

Disamping menolak tambang timah PIP, total ada tiga tuntutan masyarakat nelayan dalam aksi unjuk rasa tersebut. Pertama menolak tambang timah PIP laut Kubu, aktivitas pembuatan tambak Udang tanpa izin, dan menolak Perda RZWP3K.

" Contoh tambak udang Merbau tak kantongi izin dan sudah garap bakau jelas melanggar undang-undang. Kami minta segera ditindak, jangan hanya masyarakat kecil saja, kalau masyrakat yang melakukan sudah ditangkap," sesal Joni.(as/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL