Melati Erzaldi: Ada Ciri Khas Tudung Saji Belitung

Dwi H Putra    •    Jumat, 06 Maret 2020 | 23:08 WIB
Lokal
Ketua Dekranasda Babel, Melati Erzaldi menyempatkan diri mengunjungi Sentra Kerajinan Tudung Saji Khas Belitung milik Ibu Aini, di Dusun Bebute, Desa Terong, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung.  (Dwi HP/wowbabel)
Ketua Dekranasda Babel, Melati Erzaldi menyempatkan diri mengunjungi Sentra Kerajinan Tudung Saji Khas Belitung milik Ibu Aini, di Dusun Bebute, Desa Terong, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. (Dwi HP/wowbabel)

SIJUK, www.wowbabel.com - Ketua Dekranasda Babel, Melati Erzaldi menyempatkan diri mengunjungi Sentra Kerajinan Tudung Saji Khas Belitung milik Ibu Aini, di Dusun Bebute, Desa Terong, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. 

Di tempat ini ditampilkan tudung saji, berbeda dengan tudung saji di Pulau Bangka, tudung saji khas Belitung dilengkapi dengan penutup kain rajutan yang dinamakan kain Lambak. 

Di tempat ini, selain tudung saji berukuran normal juga diproduksi tudung saji berukuran mini untuk cenderamata yang bisa dijadikan penutup gelas atau piring, maupun untuk hiasan lainnya serta caping penutup kepala.

"Ada beberapa perbedaan antara tudung saji khas Belitung dengan yang ada di Pulau Bangka. Tudung saji Belitung memiliki corak dan warna lebih cerah dan motif beragam yang melambangkan pluralisme masyarakatnya," kata Melati Erzaldi di Sijuk, Jumat (6/3/2020). 

"Kami harap inovasi yang dilakukan dalam produksi tudung saji selain menjadi tradisi untuk menganggung, juga bisa digunakan untuk kebutuhan kuliner lainnya maupun hiasan," ujarnya. 

Lanjut Melati Erzaldi, pihaknya terus mendorong UMKM yang ada di Babel untuk mendukung pariwisata dan meningkatkan perekonomian di daerah. (Dwi HP/wb)



MEDSOS WOWBABEL