13 Hari Melaut, Empat Nelayan Asal Bangka Belum Juga Pulang

Dwi H Putra    •    Rabu, 04 Maret 2020 | 19:14 WIB
Lokal
Kepala BPBD Bangka, M Ansori Muslim.(ist)
Kepala BPBD Bangka, M Ansori Muslim.(ist)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Empat orang nelayan asal Sungailiat, Kabupaten Bangka, menggunakan kapal motor KM Jihan Sakira sejak berangkat melaut 13 hari lalu hingga saat ini belum pulang. Diduga keempat nelayan tersebut hilang.

Pihak keluarga pun melaporkan hal tersebut ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka, guna ditindaklanjuti.

"Kami sudah memproses datanya untuk disebarkan ke kapal-kapal di sekitaran perairan Pulau Dua dan Kantor SAR Tanjung Pinang, karena KM Jihan Sakira sudah masuk ke wilayah kerja Kantor SAR Tanjung Pinang," kata Kepala BPBD Bangka, M Ansori Muslim di Sungailiat, Rabu (4/3/2020).

"Lokasi terakhir KM Jihan Sakira yang mencari ikan di sekitaran koordinat 00° 40' 48" S 106° 09' 60" T pada tanggal 20 Pebruari 2020 pukul 09.00 WIB," ujarnya.

Dijelaskan M Ansori, berdasarkan laporan keluarga, keempat nelayan ini berangkat sejak 13 hari lalu menggunakan KM Jihan Sakira yang dinahkodai Agus Salim (38) dengan anak buah kapal Hanafi Umar (33), Muhardy (20) dan Febri kesemuanya warga Sungailiat.

"Kami masih terus berkoodinasi dengan SAR Tanjung Pinang dan terus berusaha mencari informasi dan keberadaan para nelayan ini," tukas M Ansori. (dwi/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL