Formasi Bidan Lebih Diminati, Dokter Spesialis Kosong Peminat

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Bangka Barat, Antoni Pasaribu.(rul/wb)
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Bangka Barat, Antoni Pasaribu.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Bangka Barat, Antoni Pasaribu, menyebutkan peserta tes SKD CPNS kali ini banyak didominasi tenaga bidan untuk wilayah Kabupaten Bangka Barat.

Menurut Antoni dari total peserta 2.029 orang, formasi bidan paling banyak diikuti di Kabupaten Bangka Barat.

"Yang paling banyak untuk kuota formasi CPNS yang kali ini diikuti adalah bidan," ungkap Antoni Pasaribu, Jumat (31/01/2020).

"Memang dari kabupaten lain yang paling banyak di Bangka Barat yang paling banyak," imbuhnya.

Antoni menuturkan ada kuota formasi yang kosong alias tidak ada peserta yang melamar untuk ikut tes CPNS yaitu dokter spesialis.

"Kalau paling sedikit kita dokter spesialis, ya ada yang kosong, dokter spesialis kosong," ujarnya.

Dokter spesialis terlihat sepi pendaftar kemungkinan karena banyak yang tidak mau untuk menjadi PNS.

"Iya mendingan dia swasta, kalau berdasarkan golongan juga gaji PNS dokter spesialis itu memang kecil," tutur Antoni.

Antoni didampingi Kabid mutasi menerangkan memang jauh lebih kecil ketimbang membuka praktik sendiri bagi para dokter spesialis.

"Gaji pokok sama dengan gaji PNS, sekitar tiga jutaan palingan, golongan III B lebih baik di Jakarta tidak pegawai negeri," tandasnya.

Antoni menerangkan para peserta yang lulus tes CPNS nanti gajinya akan mengikuti golongan, yakni untuk tamatan D III digolongan II C, tamatan S1 digolongan III A, dokter dan apoteker digolongan III B.(rul/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL