Pardi Pastikan Mata Pilih Bangka Barat Bertambah Hingga Pilkada

Chairul Aprizal    •    Kamis, 30 Januari 2020 | 14:20 WIB
Lokal
Ketua KPU Bangka Barat,  Pardi.(rul/wb)
Ketua KPU Bangka Barat, Pardi.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Ketua KPU Kabupaten Bangka Barat, Pardi memastikan akan ada potensi penambahan jumlah pemilih di Kabupaten Bangka Barat hingga Pemilihan Kepala Daerah 2020 berlangsung nanti.

"Kalau saya memastikan DPT itu pasti nambah, kalau ada di DPT itu berkurang itu justru aneh itu yang pertama," kata Pardi.

"Update mata pilih, kalau mata pilih kami kan DPT terakhir 128.716 mata pilih. Kalau dari Disdukcapil sekitar 133.000 mata pilih,” ungkap Pardi pada jumpa pers di Orange Cafe Muntok, Rabu (29/01/2020).

Pardi menyampaikan berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bangka Barat ada penambahan sekitar 5000 mata pilih.

"Tapi kan itu belum dimutakhirkan, nanti ada pemutakhiran karena bisa saja data yang lima ribuan tambahan Disdukcapil  itu apakah masih aktif atau sudah meninggal dan sebagainya," tutur Pardi.

Pardi menerangkan untuk update data kependudukan koordinasi harus melalui Kemendagri dan KPU RI.

"Karena kami sampai saat ini tidak punya otoritaslah boleh dikatakan meminta langsung ini loh DP 4 nya dari Disdukcapil,  enggak boleh, jadi tetap DP 4 ini diberikan Disdukcapil ke Kemendagri dan Kemendagri memberikannya ke KPU RI," terang Pardi.

Pardi mengungkapkan bisa mengakses DP 4 tersebut harus melalui KPU RI, nanti KPU RI akan membandingkan, menganalisa, dan disinkronisasikan dengan DPT terakhir.

"Baru data sinkronisasi itulah yang nantinya diturunkan ke kami, itulah nanti sebagai basis data kami untuk melakukan coklit," jelasnya.

"Tapi biasanya kami tetap dari belakang tetap minta data di Disdukcapil, karena bagaimanapun Disdukcapil  mitra kita, yang akan jadi data pembanding ketiga," kata Pardi.

Pardi menyampaikan mereka nantinya memiliki tiga sumber data yakni DPT terakhir, hasil sinkronisasi, dan data wajib KTP.

"Karena kalau enggak begitu kita pasti ada ini, pasti ada yang hilang, nah kalau calon perseorangan tetap pakai DPT terakhir," tukasnya.(rul/wb)

 



MEDSOS WOWBABEL