Regulasi Ketersediaan Bahan Baku Menjamin Investasi Hilir Silika dan Timah

Abeng    •    Kamis, 23 Januari 2020 | 16:38 WIB
Ekonomi
MoU PT RBA dan BUMD Babel dengan perusahaan investor dari China yang disaksikan langsung Gubernur Erzaldi Rosman. (Na/wowbabel)
MoU PT RBA dan BUMD Babel dengan perusahaan investor dari China yang disaksikan langsung Gubernur Erzaldi Rosman. (Na/wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Jaminan ketersediaan bahan baku untuk industri hilir pasir silika dan timah sangat menentukan rencana investasi kedua produk hilir sumber daya  alam Bangka Belitung di Kawasan Industri (KI) Sadai, Bangka Selatan.  Oleh sebab itu regulasi atau aturan jaminan ketersedian bahan baku seperti timah dan silika sangat diperlukan. 

Demikian dikatakan Prof. Saparudin, M.T, Ph.D Direktur BUMD  Bumi Bangka Belitung Sejahtera menanggapi kerjasama pembangunan pabrik pemurnian dan pengolahan silika dan timah oleh dua perusahaaan dari China di KI Sadai.

"Banyak produk yang belum jadi atau setengah jadi sudah diekspor, seperti timah, pasir dan pasir silika. Sehingga Gubernur Erzaldi Rosman berusaha membangun beberapa kerja sama bersama perusahaan di China untuk menarik investor, karena Babel memiliki banyak bahan bakunya," kata Saparudin, Kamis (22/1/2019).

Ketersedian bahan baku bagi imdustri hilir, menurut Saparudin mutlak diperlukan. Oleh sebab itu perlunya payung hukum yang memberikan jaminan kepada investasi.

"Untuk itu sebagai tindak lanjut, diperlukan regulasi seperti peraturan daerah hingga peraturan menteri terkait ketersediaan bahan baku, hal ini penting bagi keberlangsungan pabrik ini kedepan," ujar Saparudin.



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE