Selama Tahun 2019 Ada Tujuh Oknum Anggota Polda Babel Dipecat

Firman    •    Selasa, 31 Desember 2019 | 15:35 WIB
Lokal
Kapolda Bangka Belitung (Babel) Brigjen (Pol) Anang Syarif Hidayat saat menggelar konferensi akhir tahun, di Polda Babel, Senin (30/12/2019).(fn/wb)
Kapolda Bangka Belitung (Babel) Brigjen (Pol) Anang Syarif Hidayat saat menggelar konferensi akhir tahun, di Polda Babel, Senin (30/12/2019).(fn/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com  - Sepanjang tahun 2019, sebanyak tujuh oknum anggota Polda Bangka Belitung (Babel) mendapat Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) alias dipecat.

Hal itu disampaikan Kapolda Bangka Belitung (Babel) Brigjen (Pol) Anang Syarif Hidayat saat menggelar konferensi akhir tahun, di Polda Babel, Senin (30/12/2019).

"Anggota Polda Babel yang dilakukan PTDH, ada tujuh orang, dan latar belakang bermacam kasus hukum yang dilanggar," kata Brigjen (Pol) Anang Syarif Hidayat.

Selain itu, latar belakang mereka terkena PTDH, berbagai macam, ada yang terlibat narkoba, ada disersi, sampai kasus perselingkuhan atau perzinahan.

"Mereka yang di PTDH dari berbagai satuan, ada yang dari polres dan ada juga dari polda. Kalau dari Polda, ada dari kesatuan Satker Yanma, Brimob dan SPKT," terangnya.

Kapolda menambahkan, anggota Polri itu, ada aturan-aturan yang telah diatur, seperti kode etik dan disiplin serta aturan pidana umum.

"Jadi yang tidak ingin di PTDH, jangan coba-coba melanggar aturan, polisi itu ada aturan yang telah diatur, jadi jangan melanggar aturan-aturan itu," terang Anang Syarif Hidayat.

Ditambahkan Anang, bagi anggota yang tidak mau kena PTDH maka ikuti aturan yang ada.

"Jadi kita iimbau bagi anggota jangan coba-coba melanggar aturan yang telah ada, dan jangan juga anggota untuk tidak terlibat narkoba dan kasus lainnya," jelasnya.

Brigjen (Pol) Anang Syarif Hidayat menuturkan, di tahun 2019 anggota kita yang di PTDH menurun, di banding tahun sebelumnya.

"Kalau di tahun 2019 ini anggota yang di PTDH lebih menurun, kita mengalami penurunan anggota yang di PTDH, di banding tahun 2018 yang lalu," tukas kapolda.(fn/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE