238 Pelamar CPNS di Bangka Dinyatakan TMS

Dwi H Putra    •    Jumat, 13 Desember 2019 | 22:34 WIB
Lokal
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Bangka, Baharita.(dwi/wb)
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Bangka, Baharita.(dwi/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com - Sebanyak 238 orang pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi. Tidak hanya itu, terdapat beberapa posisi lowongan tanpa pelamar untuk penerimaan CPNS tahun 2019 di Kabupaten Bangka.

"Kita sudah tahap seleksi administrasi, ada 238 orang yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) sedangkan 2.671 orang dinyatakan memenuhi syarat (MS)," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Bangka, Baharita di Sungailiat, Jumat (13/12/2019).

"Yang MS setelah ini akan tes syarat kemampuan dasar (SKD) dengan sistem CAT," ujarnya.

Lanjutnya untuk tes SKD nanti untuk peserta Kabupaten Bangka akan menumpang ke fasilitas CAT di BKPSMD Babel. Sebelumnya direncanakan akan menumpang tes CAT bagi CPNS di UPT BKN.

"Awalnya mau ke UPT BKN, tetapi banyak dipakai instansi vertikal, takut alatnya tidak cukup jadi ke BKPSDM Babel," jelas Baharita.

Pelaksanaan tes SKD belum diketahui pasti walau sempat didapat informasi akan berlangsung bulan Februari, sejauh ini jadwalnya masih tentatif karena menunggu informasi resmi BKN.

"Terakhir CAT SKD diperkirakan Februari, kita masih menunggu lagi info BKN," paparnya.

Baharita menambahkan penerimaan CPNS Kabupaten Bangka jumlah formasinya ada 179 dengan pendaftar berjumlah 2.909 orang pelamar dengan jumlah sebanyak 2.671 orang pelamar dianggap MS sedangkan 238 orang pelamar TMS.

Selain itu beberapa jurusan dalam formasi tidak ada pelamar, tak hanya itu ada pelamar yang jurusannya tidak sesuai dengan formasi yang dilamar serta ada pelamar yang tak memenuhi syarat lengkap.

"Seperti bagi tenaga kesehatan tak melengkapi memiliki Surat Tanda Registrasi (STR), contohnya lagi ada lowongan operator alat berat itu kan mestinya pelamar dari STM otomotif, tapi yang melamarnya ada SMK Bangunan, dan SMA," terangnya.

Pelamar yang TMS pun karena hanya mengandalkan surat keterangan untuk tanda lulus pendidikannya, sedangkan untuk penerimaaan kali ini wajib memiliki ijazah bagi yang hendak ikut melamar CPNS. Kekosongan pelamar pun terjadi pada formasi dokter spesialis anak di Rumah Sakit (RS) Puding Besar, dokter kandungan di RS Belinyu, dokter kandungan di RS Puding Besar, dokter spesialis penyakit dalam di RS Puding Besar dan dokter gigi di RS Belinyu.

"Ada juga lowongan kosong bagi guru SD cumlaude untuk penempatan di SDN 15 dan juga dokter gigi cumlaude. Pelamar disabilitas, pelamar guru bahasa Indonesia juga kosong," tukasnya.(dwi/wb)

Halaman