Nelayan dan Warga Siap Perang di Lokasi

Dwi H Putra    •    Selasa, 10 Desember 2019 | 17:06 WIB
Lokal
Ratusan nelayan dan warga Matras serta perwakilan dari sejumlah daerah seperti nelayan Sinarjaya Jelutung, nelayan Deniang, Air Antu, Bedukang, nelayan Tuing, Mapur hingga Pesaren, menyatakan siap perang di lokasi karena sudah tidak tahan dengan upaya masuknya kapal isap produksi (KIP) di Perairan Matras dan sekitarnya.(dwi/wb)
Ratusan nelayan dan warga Matras serta perwakilan dari sejumlah daerah seperti nelayan Sinarjaya Jelutung, nelayan Deniang, Air Antu, Bedukang, nelayan Tuing, Mapur hingga Pesaren, menyatakan siap perang di lokasi karena sudah tidak tahan dengan upaya masuknya kapal isap produksi (KIP) di Perairan Matras dan sekitarnya.(dwi/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Ratusan nelayan dan warga Matras serta perwakilan dari sejumlah daerah seperti nelayan Sinarjaya Jelutung, nelayan Deniang, Air Antu, Bedukang, nelayan Tuing, Mapur hingga Pesaren, menyatakan siap perang di lokasi karena sudah tidak tahan dengan upaya masuknya kapal isap produksi (KIP) di Perairan Matras dan sekitarnya.

Baca Juga: Emak-emak Pun Turun ke Pantai Matras Tolak KIP

"Selama ini kami menolak adanya aktivitas tambang laut, kami menolak ini karena hajat hidup orang banyak, pengaduan pun sudah kami sampaikan hingga ke Gubenur Babel atau pun DPRD Babel," kata Ketua Nelayan Deniang, Suhardi akrab disapa Ngikiw di Sungailiat, Selasa (10/12/2019).

"Kami sekarang akan perang di lokasi jika PT Timah memaksa, apabila terus memaksa maka akan kami bakar KIP itu," tegas Suhardi.

Lanjutnya, aksi penolakan ini juga sudah sering dilakukan nelayan yang menolak KIP, namun masih saja ada upaya dari mitra atau pun PT Timah untuk memasukkan KIP di Perairan Matras dan sekitarnya.

Menanggapi isu yang beredar di kalangan nelayan dan masyarakat Matras, bahwa nelayan Sinar Jaya - Jelutung mendukung masuknya KIP di Perairan Matras dan sekitarnya hal itu hanya isu saja.

"Saya selaku perwakilan nelayan Sinar Jaya - Jelutung menyatakan hal itu hanya isu dan bohong, kami nelayan Sinar Jaya - Jelutung menegaskan menolak KIP atau aktivitas pertambangan apapun di Perairan Matras dan sekitarnya," jelas perwakilan salah seorang nelayan Sinar Jaya - Jelutung, Amron.

Perwakilan nelayan dari berbagai daerah pun mendeklarasikan penolakan berisikan "Kami seluruh nelayan, pemuda dan masyarakat Kelurahan Matras dan sekitarnya menolak adanya aktivitas pertambangan di Perairan Matras dan sekitarnya".(dwi/wb)

Halaman