Tanam 1.000 Pohon Pelawan, Bangka Setara 'Go Green'

Dwi H Putra    •    Minggu, 01 Desember 2019 | 16:16 WIB
Lokal
Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bangka bersama dengan PT Timah dan FKPM serta Komunitas Jeep Bangka, menanam seribu pohon Pelawan, diharapkan bisa melestarikan alam dan merealisasikan cita-cita 'Bangka Setara Go Green' di Kawasan Reklamasi Air Jangkang Desa Riding Panjang Kecamatan Merawang.(dwi/wb)
Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bangka bersama dengan PT Timah dan FKPM serta Komunitas Jeep Bangka, menanam seribu pohon Pelawan, diharapkan bisa melestarikan alam dan merealisasikan cita-cita 'Bangka Setara Go Green' di Kawasan Reklamasi Air Jangkang Desa Riding Panjang Kecamatan Merawang.(dwi/wb)

MERAWANG, www.wowbabel.com -- Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bangka bersama dengan PT Timah dan FKPM serta Komunitas Jeep Bangka, menanam seribu pohon Pelawan, diharapkan bisa melestarikan alam dan merealisasikan cita-cita 'Bangka Setara Go Green' di Kawasan Reklamasi Air Jangkang Desa Riding Panjang Kecamatan Merawang.

"Bakti sosial yang melibatkan mahasiswa dari berbagai kampus di Bangka Belitung ini dipersilahkan untuk menanami empat lubang dengan empat pohon Pelawan," kata Ketua FKPM Bangka, Husni Tamrin di Merawang, Minggu (1/12/2019).

Dijelaskannya, bakti sosial ini sebagian dari tiga rangkaian kegiatan peringatan HUT Babel di Kabupaten Bangka, dimulai dari Diskusi Bangka Setara, baksos penanaman pohon dan reuni presidium Babel yang dihelat dalam suasana makan malam.

"Mari bersama tingkatkan kepedulian menuju Bangka Belitung hijau," ujar Husni.

Sedangkan, Perwakilan PT Timah Tbk, Rahendra, menjelaskan kawasan reklamasi Air jangkang ini berareal 37 hektar yang akan disulap menjadi destinasi alternatif wisata masyarakat Bangka Belitung kedepan.

Reklamasi yang baru dijalankan selama setahun ini mengajak peran serta masyarakat Riding Panjang dan Bangka secara aktif terus menjaga dan melestarikan lingkungan.

"Menanam Pelawan berarti kedepan ada madu Pelawan yang akhirnya ada juga jamur Pelawan," jelas pria yang akrab disapan Hendra.

Ditambahkannga di kawasan ini pula terdapat pos penyelamatan satwa yang bekerja sama dengan Alobi, saat ini sedang giat menyelamatkan Mentilin hewan langka ikonik Bangka Belitung serta sejumlah hewan lain endemik Bangka.

"Mohon dukungan Bupati Bangka untuk dijadikan destinasi alternatif wisata baru," harapnya.

Sementara, Bupati Bangka, Mulkan SH MH, mengucapkan rasa terimakasih dan mengapreasiasi kegiatan yang peduli akan lingkungan kedepan. Diakuinya, untuk membangun daerah bukan hanya dipundak Pemkab Bangka dan para pimpinan tetapi seluruh masyarakat.

"Mari bersama-sama melaksanakan dan mengisi pembangunan ini dan akan menjaga lingkungan tetap hijau," papar Mulkan.

Baksos penanaman pohon ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kepada lingkungan, apalagi masyarakat memang akan lebih memilih tamasya kearah alam selain pantai, sehingga desa diminta menggalakkan memiliki hutan wisata.

"Kedepan kami tidak bisa mengharapkan dana dana transfer pusat, desa sekarang harus mandiri, seiap tahun sudah memiliki dana untuk membangun," pungkasnya(dwi/wb)

Halaman