Ketua AMK Beltim: Peran Serta Kaum Muda Menciptakan Pilkada yang Berintegritas dan Berkemajuan

Jurnalis_Warga    •    Sabtu, 16 November 2019 | 00:12 WIB
Pilkada
Ketua AMK Beltim, Bambang Suherly. (fb)
Ketua AMK Beltim, Bambang Suherly. (fb)

MANGGAR, www.wowbabel.com - Perhelatan Pilkada serentak di seluruh Indonesia tahun 2020, tahapannya sudah dimulai yaitu tahapan pendaftaran, begitu juga di Belitung Timur (Beltim) Provinsi kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Daerah yang dikenal lewat novel Laskar Pelangi ini seakan menjadi daya tarik tersendiri bagi para kontestan yang ikut meramaikan perhelatan Pilkada di kampung kelahiran tokoh nasional Yusril Ihza Mahendra.

Selain petahana ada dari tokoh masyarakat, pengusaha, mantan anggota dewan kabupaten dan provinsi, mantan sekda, pj bupati Beltim 2015 dan anggota dewan propinsi yang saat ini sedang menjabat yang sudah mendaftar di partai politik yang sudah membuka pendaftaran calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yaitu Nasdem,  Gerindra dan PDIP.

Memang kalau dilihat mereka semua adalah putra terbaik Belitung dan Beltim yang tidak diragukan sepak terjangnya di dunia poltik. Mereka punya visi misi ingin berkontribusi dan berbuat lebih banyak untuk mengembangkan Belitung Timur ini lebih baik kedepannya. 

Tokoh muda Beltim yang juga Ketua Pemuda Ka'bah Bambang Suherly mengajak generasi muda Beltim untuk ikut andil dalam prosesi pilkada kali ini.

"Pemuda harus ikut berperan serta menciptakan pilkada yang berintegritas, berkualitas dan berkemajuan. Berintegritas yang dimaksudkan mari kita ciptakan pilkada yang menjunjung tinggi asas bebas dari politik uang, memilih calon dilihat rekam jejaknya selama ini tidak pernah terlibat kasus hukum seperti korupsi, berkualitas disini yaitu calon memenuhi kriteria di masyarakat populer di masyarakat, elektabilitasnya bagus dan juga sudah terbukti keberpihakannya kepada masyarakat dan kinerjanya sudah terbukti yang selama dilakukan," ungkap Bambang dalam keterangan tertulisnya kepada www.wowbabel.com, Jumat (15/11/2019).

Dikatakan Bambang, berkemajuan disini adalah sang calon bisa membawa harapan baru bagi kemajuan Belitung Timur kedepannya untuk meningkatkan perekonomian.

"Peran aktif keikutsertaan dari generasi muda sendiri bisa dalam posisi apa saja, apakah itu ikut sebagai timses pemenangan atau ikut mengedukasi masyarakat dengan mengajak masyarakat menjadi pemilih yang cerdas," ujarnya.

Permasalahan di Belitung Timur, menurut Bambang, tentunya hampir mirip dengan daerah lainnya, seperti kurang tersedianya lapangan pekerjaan, ekonomi masyarakat yang lesu yang membuat lambatnya laju pembangunan.

Bambang Suherly yang juga Sekretaris KAHMI Beltim ini berharap generasi muda untuk tetap menjaga kekompakan jangan terpecah belah hanya karena berbeda pilihan sehingga pertemanan yang sudah terbina sekian lama rusak, hanya karena momen sesaat yaitu pilkada.

"Justru kita harus menjadi penyejuk suasana agar pesta demokrasi langsung ini nantinya berjalan dengan aman dan damai," harapnya.

Selain itu juga, Bambang berharap generasi muda ambil bagian untuk mengundang bakal calon yang nantinya sudah ditetapkan sebagai calon untuk debat publik beradu konsep gagasan dalam rangka membangun dan memimpin Belitung Timur kedepannya apabila sudah terpilih. 

"Pemuda sebagai penerus estafet kepemimpinan baik level daerah maupun nasional harus memainkan fungsi dan perannya dengan baik. Jangan sampai generasi muda terjebak sebagai timses dari calon yang bermodalkan finansial lebih tapi minim prestasi dan kinerjanya. Roda kepemimpinan dan pembangunan yang berjalan pemudalah yang akan merasakannya. Jadi ditangan pemuda lah yang tau kemana arah kemajuan Beltim ini dititipkan kepada sang nakhoda yang pas," ungkapnya.

Sekali lagi Bambang juga berharap pilkada 2020 di Beltim bisa melahirkan pemimpin yang dekat dihati rakyat, mau mendengar suara rakyatnya dan terobosan-terobosan yang akan dilakukan untuk membawa Beltim kedepannya lebih maju, makmur dan sejahtera.

"Karena memimpin itu sejatinya menderita dan melayani bukan dilayani. Dengan kita paham keluhan di masyarakat maka kita juga akan bisa ikut membantu menyelesaikan permasalahan tersebut dan mencari solusi begitulah idealnya kepemimpinan itu seharusnya," ujarnya.

Terakhir, Bambang berpesan, "Jadilah generasi yang ikut bertanggungjawab dari apa yang sudah dikerjakan dan pilihan kita tersebut karena akan dipertanggungjawabkan dihadapan Allah SWT," tutupnya. (*)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL