Dusun Karang Panjang Tetap Ingin jadi Bagian Desa Rebo

Dwi H Putra    •    Kamis, 14 November 2019 | 19:20 WIB
Lokal
Pertemuan aparat desa dan kadus di lingkungan Desa Rebo. (Dwi HP/wowbabel)
Pertemuan aparat desa dan kadus di lingkungan Desa Rebo. (Dwi HP/wowbabel)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com - Mengenai wacana pemekaran Desa Rebo menjadi dua desa ada fakta menarik. Pasalnya, Dusun Karang Panjang menolak gabung dengan desa persiapan dan memilih tetap berada di desa induknya, Desa Rebo. 

"Yang dimekarkan Dusun Tanjung Ratu dan harus melibatkan Dusun Karang Panjang, namun dari Dusun Karang Panjang setuju Tanjung Ratu itu mau dimekarkan, tapi mereka tetap pengen ikut ke Desa Rebo," ungkap Aisen Salim didampingi rekan-rekan BPD Rebo dan Kadus Karangpanjang, Kamis (14/11/2019) di Kantor Desa Rebo. 

Wacana pemekaran Desa Rebo antara lain dengan skema Dusun Rebo tetap menjadi Desa Rebo dengan dimekarkan dahulu, sedangkan Dusun Karang Panjang dan Dusun Tanjung Ratu ditambah dusun lainnya akan jadi desa persiapan, sebuah desa baru pecahan Desa Rebo. 

Namun, Dusun Karang Panjang lebih memilih tetap bergabung dengan Desa Rebo hal ini diutarakan Ketua BPD Rebo maupun Kadus Karang Panjang.

Diakuinya sejauh ini untuk pembahasan pemekaran Desa Rebo belum ada kesimpulan, karena persyaratan-persyaratannya juga belum lengkap antara lain tentang batas Desa Rebo dengan Kelurahan Jelitik karena titik koordinatnya belum ketemu.

"Selain batas desa dan kelurahan juga kurang jumlah penduduknya. Saat ini di Dusun Tanjung Ratu ada 1.700 jumlah penduduk, sedangkan di Dusun Karang Panjang hanya sekitar 370 jumlah penduduknya," jelasnya. 

Mengenai wac



1   2