Polisi Buru Pemasok Sabu Kepada Dua Pelajar di Toboali

Aston    •    Selasa, 12 November 2019 | 18:34 WIB
Lokal
Kabag Ops Polres Basel, Kompol Rusnoto. (Astoni/wowbabel)
Kabag Ops Polres Basel, Kompol Rusnoto. (Astoni/wowbabel)

TOBOALI, www.wowbabel.com -- Dua orang pelajar dan mahasiswa berinisial RA dan RO warga Toboali Bangka Selatan (Basel) yang diamankan Satres Narkoba Polres Basel, Senin (11/12/2019) petang atas kepemilikan sabu sekaligus diduga pengedar, mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari salah satu bandar di Toboali. Hal itu sebagaimana dikatakan Kabag Ops Polres Basel, Kompol Rusnoto. 

"Hasil interogasi kedua tersangka RO dan RA mengaku mendapatkan narkotika jenis sabu tersebut dari inisial H warga Toboali," ujar Kompol Rusnoto seizin Kapolres AKBP S. Ferdinand Suwarji, Selasa (12/11/2019). 

Namun, kata Rusnoto, saat petugas mendatangi kediaman H, terduga bandar alias pemasok utama sabu kepada dua tersangka RO dan RA tidak menemukan H dikediamannya, diduga sudah kabur. 

"H ditetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang)," ungkapnya.

Bersamaan dengan tersangka RO dan RA, petugas sempat mengamankan seorang perempuan. Namun, kata Kabag Ops, perempuan ini tidak ada keterlibatan perempuan tersebut sehingga dipulangkan. 

"Iya (perempuan--red) hanya saksi," kata Rusnoto. 

RO dan RA ditetapkan tersangka atas kepemilikan narkotika jenis sabu sekaligus diduga pengedar. 

"RO dan RA patut diduga melanggar Pasal 114 ayat (1) Sub 112 ayat (1) Jo 132 ayat (1)UU NO. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika," tukas Rusnoto. (Astoni/wb)