Pengelolaan Keuangan OPD Pengaruhi Opini BPK

Bimbingan Teknis (Bimtek) pengelolaan keuangan bagi penatausahaan keuangan di lingkungan Pemkot Pangkalpinang. (Dede/wowbabel)
Bimbingan Teknis (Bimtek) pengelolaan keuangan bagi penatausahaan keuangan di lingkungan Pemkot Pangkalpinang. (Dede/wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai entitas akuntansi yang merupakan bagian dari entitas laporan keuangan pemerintah daerah, sangat mempengaruhi pemberian opini BPK terhadap kecukupan pengungkapan kewajaran penyampaian kepatuhan terhadap peraturan.

Hal itu diungkapkan Asisten III Administrasi Umum Pemkot Pangkalpinang, Erwandi dalam sambutannya pada pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) pengelolaan keuangan bagi penatausahaan keuangan di lingkungan Pemkot Pangkalpinang, Selasa (12/6/2019) di Gedung Tudung Saji Pangkalpinang.

"Sehingga dengan ketaatan kita terhadap pengelolaan keuangan sesuai dengan ketentuan diharapkan mampu meningkatkan hasil pemeriksaan kearah yang lebih baik," ujarnya.

Dalam tata kelola keuangan daerah, lanjut Erwandi, selalu ada perubahan peraturan yang mengharuskan untuk selalu menyesuaikan dan menerapkan dengan ketentuan yang baru, yang harus dipahami dan dikuasai sebagai pengelola keuangan daerah agar terhindar dari kesalahan prosedur bahkan kerugian daerah.

Dengan bimbingan teknis ini, Erwandi berharap hendaknya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga kembalinya saudara unit kerja masing-masing sudah memiliki kemampuan dan segera meningkatkan kinerja dan selalu konsisten dengan tata kelola keuangan yang baik dan benar. 

"Selain itu, untuk penyusunan RKPD Tahun 2019 ini, kita mengemban tugas yang cukup berat, dimana kita dihadapkan mampu mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian yang baru kita peroleh dalam masa dua tahun ini," kata Erwardi.

"Semoga apa yang kita harapkan akan dapat kita wujudkan bersama-sama dengan dukungan dari seluruh OPD di lingkungan pemerintah kota Pangkalpinang ini," ungkapnya. (Dd/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE