Delapan Bentuk Pelanggaran PT SNS Versi Laporan Masyarakat

Aston    •    Minggu, 03 November 2019 | 20:13 WIB
Lokal
Dobi Saputra Perwakilan Masyrakat Lepar Pongok saat melaporkan PT SNS Ke Polres Basel.(as/wb)
Dobi Saputra Perwakilan Masyrakat Lepar Pongok saat melaporkan PT SNS Ke Polres Basel.(as/wb)

LEPONG,www.wowbabel -- Perusahaan perkebunan kelapa sawit PT SNS di Kecamatan Lepar Pongok, Bangka Selatan telah dilaporkan masyarakat setempat ke Polres Basel terkait pembangunan dermaga tersus yang diduga ilegal.

Perwakilan masyrakat kecamatan Lepar Pongok, Dobi Saputra, menuturkan sedikitnya ada delapan poin dugaan pelanggaran hukum yang telah dilakukan oleh PT SNS. " Berdasarkan hasil pengamatan kami masyrakat dilapangan sedikitnya ada delapan poin dugaan pelanggaran yang dilakukan PT SNS.

"Dengan itu kami masyarakat Kecamatan Lepar Pongok sepakat membuat laporan ke pihak kepolisian Polres Basel untuk ditindak lanjuti penegak hukum, " ujar Dobi Saputra, Minggu (3/11/2019).

Ia berharap penegak hukum Polres Basel segera menindak lanjuti laporan tersebut.

" Untuk itu kami harapkan kepada aparat penegak hukum dalam hal ini  Polres Basel untuk segera menindak lanjuti perkara ini sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku di republik indonesia," kata Dobi.

" Kami juga melampirkan dokumentasi dan berkas - berkas pendukung terkait perusahaan PT. SNS," sambungnya.

Berikut Delapan poin dugaan pelanggaran PT SNS berdasarkan laporan masyarakat ;

1. Pembangunan dermaga tidak   memiliki izin dari pejabat yang berwenang.

2. Perusahaan Melakukan pelanggaran terhadap undang – undang No. 32 th. 2009 tentang PPLH (Perambahan Bakau)

3. Aktivitas tersebut Mengganggu wilayah tangkap Nelayan.

4. Peru



1   2      3      4