Komoditas Ekspor Mineral Dipaksa Barang Jadi

Tim_Wow    •    Rabu, 30 Oktober 2019 | 18:26 WIB
Ekonomi
Seskab Pramono Anung mendampingi Presiden Jokowi dan Wapres KH. Ma’ruf Amin memasuki kantor Presiden, Jakarta, untuk memimpin rapat terbatas, Rabu (30/10) siang. (Foto; Rahmat/Humas)
Seskab Pramono Anung mendampingi Presiden Jokowi dan Wapres KH. Ma’ruf Amin memasuki kantor Presiden, Jakarta, untuk memimpin rapat terbatas, Rabu (30/10) siang. (Foto; Rahmat/Humas)

JAKARTAwww.wowbabel.com -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan transformasi ekonomi menuju ke sebuah industrialisasi, hilirisasi bahan tambang mineral. Langkah ini untuk meningkatkan nilai tambah produk ekspor bahan mineral Indonesia.

Langkah ini kata Presiden untuk menghadapi ekonomi global dalam 5 tahun dan perkiraan dari lembaga-lembaga internasional bahwa tahun depan akan menuju ke sebuah situasi yang lebih sulit, dan bahkan banyak yang menyampaikan menuju ke sebuah resesi.

https://wowbabel.com/redaksi/informasi_iklan

 

Oleh sebab itu, menurut Presiden, semuanya harus diantisipasi. Ia mengingatkan sebagaimana yang berulang kali disampaikannya, bahwa kuncinya yang pertama kepeningkatan ekspor dan substitusi barang-barang impor. Yang kedua yang sangat penting adalah juga investasi. 

"Artinya apa? Ekspor dan investasi, peningkatan ekspor peningkatan investasi adalah menjadi kunci dari kegiatan kita di bidang ekonomi,” tegas Presiden Jokowi saat menggelar rapat terbatas perdana Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Rabu (29/10/2019).

Untuk industri hilirisasi mineral, kata Jokowi yang sebelumnya mengekspor bahan-bahan mentah baik berupa nikel, bauksit, alumina, batubara, satu persatu harus  mulai ditata



1   2      3