Warga Tiga Desa di Lubuk Besar Temui Ketua DPRD, Minta Dibangun SMK

Firman    •    Selasa, 22 Oktober 2019 | 17:46 WIB
Lokal
Ketua DPRD Babel dan Kadin Pendidikan Provinsi, berdialog bersama warga dari tiga desa kecamatan Lubuk Besar, terkait progress pembangunan SMK di wilayah tersebut. (Firman/wowbabel)
Ketua DPRD Babel dan Kadin Pendidikan Provinsi, berdialog bersama warga dari tiga desa kecamatan Lubuk Besar, terkait progress pembangunan SMK di wilayah tersebut. (Firman/wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Puluhan warga dari Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) mendatangi kantor DPRD provinsi Bangka Belitung (Babel) terkait pembangunan gedung SMKN di wilayah setempat, Selasa (22/10/2019).

Kedatangan warga Kecamatan Lubuk Besar, yang terdiri dari tiga Desa, yang terdiri dari Lubuk Besar, Lubuk Simpang dan Lubuk Lingkuk ini, langsung disambut oleh ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya bersama Kepala Dinas Pendidikan provinsi M. Soleh, kemudian dilanjutkan dialog di ruang kerjan Ketua DPRD Babel.

Didit Srigusjaya mengatakan, kedatangan warga dari Lubuk Besar hari ini ke DPRD, ingin mempertanyakan usulan mereka tentang pembangunan gedung SMKN di Desa mereka.

"Hasil dari kajian Dinas Pendidikan, untuk pembangunan sekolah SMKN di Desa Lubuk Besar, sudah memenuhi syarat, mudah-mudahan dan insyaallah tahun 2020 ini, akan terealisasi pembangunan sekolah SMKN yang diharapkan masyarakat Lubuk Besar," ungkap Didit.

Didit menambahkan, soal anggaran pembangunan sekolah SMK Negeri (SMKN) di Kecamatan Lubuk Besar, akan dibebankan ke APBD Pemprov Bangka Belitung tahun anggaran tahun 2020.

"Anggaran itu sekitar 4 miliar rupiah, dan sudah dianggarakan, sedangkan lahan sudah disiapkan masyarakat dengan cara patungan seluas 3 hektare," jelas Didit.

"Nanti masalah jurusan apa saja, kita serahkan urusannya ke tim teknis, jurusan apa yang cocok untuk masyarakat kedepannya, dan saya pun sangat mengapreasi masyarakat Lubuk Besar dalam hal ini," imbuh Didit.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Lubuk Besar, Saipul Bahri menjelaskan, di Kecamatan Lubuk Besar, banyak anak-anak yang ingin melanjutkan pendidikan sekolah.

"Karena sekolah yang ada saat ini jarak tempuhnya cukup jauh untuk ditempuh, dan saat ini pun SMKN, baru ada di Desa Penyak. 

"SMKN yang ada di Desa Penyak itu,  jarak tempuhnya sekitar 50 Samapi 80 Kilometer dari desa Lubuk Besar, maka kami warga Lubuk minta ada pembangunan SMKN di Kecamatan Lubuk Besar," tambahnya.

Saipul menerangkan, dengan adanya SMKN di Desa Lubuk Besar nanti, otomatis akan sangat meringkan beban bagi orang tua, dalam hal pembiayai opersional anak-anak mereka bersekolah.

"Kami juga sebagai orang tua, jadi tidak khawatir anak-anak selama diperjalanan ke sekolah, akibat hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya masalah transportasi, jika siswa ke sekolah mengendarai motor itu akan membuat orang tua jadi khawartir, dan takut terjadi kecelakaan," terang Saipul, usai menemui Ketua DPRD Babel.

Saipul juga menjelaskan, untuk lahan pembangunan gedung SMKN, di Kecamatan Lubuk Besar, sudah disiapkan 3 hektar, dan dibantu warga sekitar lahan tersebut.

"Jadi kami sangat berharap, dengan hasil pertemuan yang kedua kali ini, pembangunan SMKN di Kecamatan Lubuk Besar, dapat segera dibangun agar tahun 2020 mendatang sudah selesai," harap Saipul Bahri. (Firman/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL