Rusbani: PPM Bangka Pertama di Babel

Dwi H Putra    •    Selasa, 22 Oktober 2019 | 15:36 WIB
Lokal
Bupati Bangka, Mulkan SH MH menerima blue print pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat (PPM) dari Kepala Kantor Energi dan Sumber Daya Mineral Bangka Belitung, Ir Rusbani. (Dwi HP/wowbabel)
Bupati Bangka, Mulkan SH MH menerima blue print pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat (PPM) dari Kepala Kantor Energi dan Sumber Daya Mineral Bangka Belitung, Ir Rusbani. (Dwi HP/wowbabel)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com - Kantor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melaksanakan audiensi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka dan perusahaan tambang yang ada di daerah itu. 

Audiensi ini dalam rangka penyampaian Program Pengembangan Masyarakat (PPM) wilayah Kabupaten Bangka oleh perusahaan tambang. 

"PPM ini program pusat hingga ke daerah dianggap sebagai wujud sinergisitas seluruh stakeholder pertambangan dengan pemerintah daerah yang memiliki wilayah usaha tambang," kata Kepala Kantor ESDM Babel, Ir Rusbani di Sungailiat, Selasa (22/10/2019).

"PPM di Bangka ini merupakan yang pertama di Babel, selanjutnya kegiatan akan dilaksanakan di Bangka Barat," ujarnya. 

Dijelaskannya pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) bersama masyarakat dan pemerintah daerah untuk merumuskam program pemberdayaan masyarakat yang sesuai aturan dan ketentuan sehingga dapat tepat sasaran dan  berkelanjutan.

"Tahun ini hingga 2024 pemegang IUP di Kabupaten Bangka telah memiliki blue print sebagai acuan untuk membuat pedoman dan peranan masyarakat, agar terjadi interaksi positif dari kegiatan penambangan yang dilakukan," jelasnya Rusbani. 

"Kami harap adanya PPM ini setiap kegiatan pertambangan di suatu wilayah dapat berdampak pada kegiatan positif di masyarakat pasca tambang di lingkungannya," paparnya. 

Ditambahkannya untuk permulaan penerapan program PPM yang saat ini dilakukan antara lain program mesin pengolahan dan pencucian lada, pemberdayaan petani beras umah serta lainnya yang ada di Desa Petaling Banjar Kecamatan Mendo Barat. 

Menurutnya, dewasa ini memang masih terjadi pemahaman yang keliru tentang perbedaan antara corporate sosial responsibility (CSR) dengan PPM, padahal PPM bagi masyarakat desa dapat memberi manfaat lain dari aktivitas tambang.

"Kami harap apa yang dibuat perusahaan tambang baik swasta maupun BUMN berdampak juga ke masyarakat dengan pemenuhan kesejahteraan mereka di sekitar wilayah pertambangan," pungkas Rusbani. (Dwi HP/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL