Kurang Perhatian, Sarjana Ngadu ke DPRD

Dwi H Putra    •    Selasa, 22 Oktober 2019 | 11:36 WIB
Lokal
Kepala Dinsospemdes Kabupaten Bangka, Arman Agus. (Dwi HP/wowbabel)
Kepala Dinsospemdes Kabupaten Bangka, Arman Agus. (Dwi HP/wowbabel)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com - Sarjana Membangun Desa (SMD) mendatangi DPRD Kabupaten Bangka, mereka mengadu nasib disebabkan kurangnya perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka pada hal mereka direkrut Pemkab Bangka sejak 2015 lalu untuk membantu pemerintah desa (Pemdes) membangun desa. 

"Ada tiga tuntunan kami diantaranya ingin adanya peralihan status dari honor kegiatan kontrak dibawah Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospemdes) Kabupaten Bangka menjadi honor daerah pada umumnya," kata Koordinator Tim Forum Komunikasi SMD Kabupaten Bangka, Eko di Sungailiat, Selasa (22/10/2019) 

"Kedua setiap bimbingan teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas sebagai SMD selama ini belum pernah dilibatkan baik didalam maupun luar daerah, karena selama ini pemdes yang ikut bimtek dan yang ketiga kedepanya kami ingin ikut seleksi P3K kalau masuk honor daerah," ujarnya. 

Dilanjutkannya terkait pernyataan Ketua DPRD Bangka sebelumnya menyatakan bahwa pemdes tidak memperhatikan SMD, sebenarnya menginginkan pemkab yang lebih memperhatikan nasib SMD kedepanya.

"Maksudnya bukan pemdes tidak memperhatikan, tetapi kami harapkan pemkab yang lebih memperhatikan," jelas Eko. 

Sementara, Kepala Dinsospemdes Kabupaten Bangka, Arman Agus, mengatakan terkait persoalan SMD tersebut diharapkan bisa dilakukan dengan cara tertulis lalu disampaikan ke Bupati dan DPRD Kabupaten Bangka.

"Hal ini



1   2      3