Antisipasi Konflik Sosial dan Bencana Alam, Dinsos Gelar Sosialisasi

Chairul Aprizal    •    Rabu, 16 Oktober 2019 | 13:34 WIB
Lokal
Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Pangkalpinang menggelar sosialisasi Penguatan Masyarakat di daerah rawan bencana dan konflik sosial.(hen/wb)
Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Pangkalpinang menggelar sosialisasi Penguatan Masyarakat di daerah rawan bencana dan konflik sosial.(hen/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Pangkalpinang menggelar sosialisasi Penguatan Masyarakat di daerah rawan bencana dan konflik sosial.

Kepala Dinas Sosial PPA, Rika Komariah mengatakan, peserta ini merupakan perwakilan setiap kelurahan di daerah rawan bencana dan konflik sosial di Pangkalpinang.

"Ketika ada bencana kebakaran, ataupun banjir, baik secara psikis dan fisik mereka tau langkah-langkah apa yang harus mereka lakukan," ujar Rika di Aula Pertemuan Kantor Dinas Sosial, Rabu (16/10/19).

Kata Rika, Kota Pangkalpinang saat ini masih tergolong jarang terjadi konflik sosial, namun pihaknya terus mempersiapkan diri.

"Kami terus berupaya memberikan pemahan baik sosialisasi, pendekatan dan pembentukan kelurahan siaga bencana. Terkait mengenai bencana kita juga dibantu oleh Tagana," ungkapnya.

Wakil Walikota Pangkalpinang, M. Sopian menuturkan, Pemkot Pangkalpinang ingin melibatkan masyarakat untuk melakukan pemantauan terkait konflik sosial dan bencana alam.

Kata Sopian, konflik ini akan terjadi baik itu di bidang ideologi, politik, budaya bahkan keagamaan.

"Seandainya ada masukan atau ajakan salah yang bertentangan, kami mengajak para tokoh masyarakat untuk melakukan pemantauan dan deteksi rawan konflik secara dini sehingga dapat diatasi," tukasnya.(hen/wb)