Video : Terlibat Korupsi Rp2,9 Miliar, Staf Ahli Gubernur Babel Ditangkap di Rumah Makan

Endi    •    Selasa, 08 Oktober 2019 | 12:28 WIB
Video Kite
Video tim Kejagung dan Kejati Babel membawa tersangka tipikor, Suranto Wibowo ke Pangkalpinang. (dag/wowbabel)

PANGKALPINANGhttp://www.wowbabel.com, www.wowbabel.com - Jajaran Intelijen Kejaksaan Agung RI bersama Tim Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung (Babel), menangkap Suranto Wibowo, Staf Ahli Gubernur  Babel bidang ekonomi, keuangan dan pembangunan.

Suranto ditangkap  di sebuah rumah makan di kawasan Cisarua, Bogor, Senin (7/10/2019) malam dan diterbangkan ke Babel pada Selasa (8/10/2019) pagi.

Dengan tangan terborgol, Suranto hanya tertunduk lesu tanpa mengeluarkan sepatah kata pun kepada awak media. Dia digiring menuju mobil tahanan kejaksaan yang sudah berada di Kawawan Bandara Depati Amir Pangkalpinang.

Mantan Kepada Dinas ESDM Pemrov Babel ini, ditangkap lantaran terlibat korupsi dalam proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) solar cell di Belitung dan Belitung Timur senilai Rp2,9 miliar.

"Setelah kami mengetehaui posisinya, kami bekerjsama dengan Kejaksaan Agung dan tim penyidik korupsi Kejaksaan Babel, dia kami buntuti dari pagi," kata Kajati Babel, Aditya Warman.

Penangkapan Suranto, ujar Kajati, cukup sulit karena tersangka selalu berpindah-pindah tempat.

"Dia sempat muter-muter dari Karawaci, Kejakarta hingga ke Bandung sampai ke kawasan Cisarua, tepat jam 9 malam kami tangkap dia di rumah makan," terangnya

Penangkapan tersebut dilakukan, lantaran tersangka dinilai tidak kooperatif dalam menjakankan setiap tahapan penyidikan.

"Yang bersangkutan sudah kita berikan kesempatan untuk berobat, kita melakukan penanganan perkara menempatkan etika dan moral diatas kepala kita. Kita beri kesempatan berobat, tapi tidak juga kooperatif kita lakukan tindakan ini (penangkapan,-red),"  tegasnya.

Suranto kemudian dibawa ke Kejaksaan Tinggi Bebel sebelum dilakukan penahanan di lapas.

Sebelumnya, Kejati Bangka Belitung telah menangkap dan menahan tersangka lainnya yakni, Chandara yang bertugas sebagai pelaksana lapangan dan Hidayat selaku Direktur PT Nico Pratama Mandiri, dalam proyek PJU tersebut.

Reporter : dag
Editor : muri s



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE