DLH Pangkalpinang Tutup Aliran Limbah TPA Parit Enam

HendriDede    •    Senin, 07 Oktober 2019 | 18:45 WIB
Lokal
Kolam TPA Parit Enam yang roboh akibat aktivitas tambang liar.(ist)
Kolam TPA Parit Enam yang roboh akibat aktivitas tambang liar.(ist)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang terpaksa harus menutup aliran pipa air limbah di TPA Parit Enam agar tidak mencemari lingkungan sekitarnya.

Hal ini dilakukan lantaran rusaknya kolam penampungan air limbah atau kolam lindi akibat adanya aktivitas tambang ilegal di kawasan TPA Parit 6.

"Kolam lindi kemarin ada empat sekarang tinggal dua, jadi untuk sementara kolam lindi ini aliran pipanya disumbat supaya tidak mengalir ke kolam yang patah. Sehingg air limbah tersebut tidak mencemari lingkungan sekitar," ungkap Kasi Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Pangkalpinang, Ikhwanus shopa saat dikonfirmasi, Senin (7/10/2019).

Shopa menyebut, jika musim hujan dikhawatirkan air limbah tersebut akan berdampak terhadap kualitas air permukaan di sekitarnya.

"Jika musim kemarau aman-aman saja, namun jika musim hujan air limbah tersebut akan masuk ke tanah dan otomatis mengalir ke lingkungan sekitar seperti sumur dan sumur bor," ungkap Shopa.

Di sisi lain, pihaknya juga belum dapat memastikan apakah akan dilakukan penataan ulang pada kolam lindi yang telah rusak tersebut.

"Kalo direhab anggraan tidak ada, karena kita tidak mungkin menganggarkan barang yang tidak mungkin rusak. Itu kan tidak mungkin rusak kalau tidak diganggu," kata Shopa.

"Solusi kedepannya ini harus penataan ulang, berarti itu kan butuh biaya besar, dan itu juga bukan di DLH sendiri, kita harus



1   2