BUMDes Teru Diajari Bikin Keripik Singkong dan Pemanfaatan Medsos

Jurnalis_Warga    •    Rabu, 25 September 2019 | 14:23 WIB
Ekonomi
Foto bersama usai kegiatan pelatihan di kantor desa Teru. (Ist/Rahmat Sulaiman)
Foto bersama usai kegiatan pelatihan di kantor desa Teru. (Ist/Rahmat Sulaiman)

SIMPANG KATIS, www.wowbabel.com - STMIK Atma Luhur Pangkalpinang melalui tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) menggelar pelatihan bagi pelaku BUMDes Teru, kecamatan Simpang Katis kabupaten Bangka Tengah (Bateng) di kantor desa setempat.

Kegiatan yang diselenggarakan mulai Juni  hingga September 2019 ini, memanfaatkan hasil pekebunan yang diolah untuk meningkatkan nilai jual dari produk yang dihasilkan.

Pelatihan ini berupa pelatihan pembuatan keripik singkong aneka rasa dan juga peningkatan kualitas SDM agar mampu bersaing pada dunia digital saat ini.

Selain itu, tim PkM juga melakukan pelatihan pemanfaatan teknologi untuk pemasaran produk melalui media sosial dengan tujuan agar produk industri rumahan dapat dikenal masyarakat luas.

"Seperti yang kita ketahui bahwa pengaruh media sosial saat ini sangat membantu suatu produk untuk lebih gampang dikenal masyarakat luas," ujar Rahmat Sulaiman, ketua PkM STMIK Atma Luhur dalam keterangan tertulis yang diterima www.wowbabel.com, Rabu (25/9/2019).

Kegiatan ini sendiri, didanai oleh Kementerian RISTEKDIKTI yang merupakan kegiatan mono tahun yang ditujukan untuk mengatasi masalah yang ada pada mitra, yaitu BUMDes Teru. Narasumber yang dihadirkan adalah Mardiansyah, Owner Usaha Kripik Singkong Bik Mer, Rahmat Sulaiman dan Ellya Helmud.

"Pelatihan ini rutin dilaksanakan setiap beberapa hari sekali atau maksimal satu minggu sekali, dengan menyesuaikan jadwal dengan para peserta kegiatan. Peserta kegiatan ini emrupakan masyarakat desa teru, pelaku industri rumahan dan juga pemdes Desa Teru," lanjutnya didampingi anggota PkM yakni Ellya Helmud dan Harry Sudjikianto.

"Kegiatan ini juga melibatkan tiga orang mahasiswa, Pemdes Desa Teru serta 7 orang peserta kegiatan. Adapun tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Teru agar dapat memaksimalkan hasil perkebunan yang ada dengan mengolah hasil Perkebunan Mereka menjadi sesuatu yang memiliki tambahan nilai jual," tutupnya. (*)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL