Kenakan Sepatu Sport Saat Pelantikan, Yogi Maulana Tuai Kritik

Aston    •    Rabu, 18 September 2019 | 10:15 WIB
Lokal
Gaya anak muda Yogi Maulana  menggunakan sneakers atau sepatu yang diidentikkan dengan kegiatan olahraga saat mengikuti pelantikan pengambilan sumpah anggota DPRD Bangka Selatan, Selasa (17/9/2019) kemarin jadi sorotan publik.(as/wb)
Gaya anak muda Yogi Maulana menggunakan sneakers atau sepatu yang diidentikkan dengan kegiatan olahraga saat mengikuti pelantikan pengambilan sumpah anggota DPRD Bangka Selatan, Selasa (17/9/2019) kemarin jadi sorotan publik.(as/wb)

TOBOALI,www.wowbabel.com -- Gaya anak muda Yogi Maulana  menggunakan sneakers atau sepatu yang diidentikkan dengan kegiatan olahraga saat mengikuti pelantikan pengambilan sumpah anggota DPRD Bangka Selatan, Selasa (17/9/2019) kemarin jadi sorotan publik.

Yogi anggota DPRD Bangka Selatan terpilih dari dapil IV itu terlihat mengenakan sepatu dengan warna mencolok putih. Pemandangan itu tentunya tidak pada umumnya seragam yang dikenakan anggota dewan saat mengikuti rapat sidang paripurna.

Biasanya sepatu yang digunakan para wakil rakyat saat sidang paripurna adalah sepatu jenis  pantofel dan sudah menjadi ketentuan seragam yang dikenakan anggota dewan.

Pemandangan itu tak ayal jadi sorotan bahkan kritikan akan gaya parlente  pemuda 22 Tahun itu. Bahkan, kritik datang dari sesama anggota partai politik Gerindra,  Zainudin.

Menurut Zainudin, sepatu yang dikenakan Yogi Maulana  saat rapat paripurna dinilai tak pantas.  Zainudin yang baru saja mengakhiri masa jabatannya menyebutkan tidak layak seorang anggota DPRD apalagi pimpinan DPRD  mengenakan sepatu casual berwarna putih pada saat rapat paripurna.

“Ini rapat paripurna pelantikan, bukan acara tidak formal, sepatunya tentu pantufel bukan sepatu itu, saya pikir tidak pantas, membuat nama Partai Gerindra tidak baik,” kata Zainudin usai rapat paripurna pelantikan Anggota DPRD Basel Periode 2019- 2024, Selasa (17/9/2019).

Ia pun menyesalkan kejadian itu dan akan mempersoalkan permasalahan tersebut ke internal partai. "Akan saya laporkan ke Ketua DPD Gerindra Bangka Belitung," tuturnya.

Kritikan juga datang dari sesama anggota  Partai Gerindra Basel, Marzam Nurafiandi.

Namun, menurut Marzam, gaya parlente Yogi Maulana dianggap wajar, lantas pemuda peraup suara tertinggi DPRD Basel itu Ia sebut merupakan kader karbitan.

“Tentu tidak pantas, itulah kalau kader karbitan, kalau dia pakai warna hitam mungkin bisa dimaklumi, ini warna putih, sangat tidak pantas,” tukas Marzam.(as/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE