Menteri Basoeki Segera Bawa Usulan Jembatan Sumsel-Babel ke Jokowi

Aston    •    Jumat, 19 Juli 2019 | 00:26 WIB
Lokal
Foto bersama usai Rapat Kementerian PUPR di Jakarta. (Foto: Prof. Saparudin)
Foto bersama usai Rapat Kementerian PUPR di Jakarta. (Foto: Prof. Saparudin)

JAKARTA, www.wowbabel.com -- Rencana menghubungkan Pulau Bangka dengan Sumatera Selatan melalui jembatan Sumsel-Babel segera masuk ke meja Presiden Joko Widodo. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat  (PUPR) Basoeki Hadi  Moelyo yang akan mempertemukan Gubernur Babel Erzaldi Rosman dan Gubernur Sumsel Herman Deru membawa usulan jembatan terpanjang di Indonesia ini ke Jokowi.

Sebelum usulan jembatan ini sampai ke Presiden, Menteri Basoeki lebih dahulu melalui kementeriannya menyusun Feasibility Study ( FS) dan Detail Engineering Design (DED)  Jembatan Sumsel-Babel ini. Bahkan Kementrian PUPR akan memasukkan usulan jembatan dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) tahun 2020.

Kepastian  terhadap rencana pembangunan jembatan dengan nilai mencapai Rp60 miliar lebih itu setelah Erzaldi, Herman Deru, Justiar Noer, Bupati OKI dan Kepala Bappeda dari kabupaten dan provinsi melakukan rapat dengan tim Kementrian PUPR yang langsung dihadiri Basoeki di Jakarta, Kamis (18/7/2019).

"Kememtrian PUPR akan membantu proyek ini (jembatan) menjadi salah satu PSN (proyek strategis nasional). Kementrian PUPR akan membuat FS dan DED. Selanjutnya Gubernur Babel dan Gubernur  Sumsel segera mengajukan ke Pak Presiden agar berkenaan dengan proyek ini," kata Erzaldi saat dihubungi, Kamis (18/7/2019) malam.

Hasil FS jembatan Sumsel-Babel dari Kementrian PUPR sangat menentukan kelanjutan rencana jembatan sepanjang 13,5 Kilometer  itu.

"Apabila hasil FS ba



1   2      3