VIDEO : Kampoeng Reklamasi, Dari Gersang Menjadi Peluang

Video Kampong Reklamasi. (wowbabel)

MERAWANG, www.wowbabel.com - Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memang identik dengan pertambangan timah, yang tidak jarang meninggalkan lahan terlantar bahkan tandus usai dilakukan penambangan.

Namun tidak semua tempat dibiarkan terlantar, terlebih penambangan itu dilakukan PT Timah, seperti lahan yang terletak di Desa Air Jangkang, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka.

Awalnya di lahan seluas 31 hektar tersebut merupakan lahan bekas galian timah perusahaan plat merah PT Timah yang sempat tandus usai ditambang.

Namun kini berevolusi menjadi sebuah tempat rekreasi yang dinamakan Kampoeng Reklamsi, sebuah kawasan wisata edukasi yang menyajikan pemandangan tak biasa oleh sebagian masyarakat Bangka Belitung yang identik dengan wisata pantai.

Di tempat rekreasi ini pengunjung dapat melihat berbagai jenis hewan dilindungi di sebuah Pusat Penangkaran Satwa (PPS) Alobi seluas empat hektar, seperti Siamang, Elang, Kijang, Rusa, Buaya, berbagai jenis burung dan lain sebagainya.

Pengunjung juga dapat berfoto ria dengan spot menarik berlatar bunga Matahari maupun danau eks galian timah yang membiru. Tak cuma itu, di lokasi ini juga dilengkapi perkebunan buah, sayuran hingga tambak ikan.

"Kampoeng Reklamasi Air Jangkang ini sebenarnya adalah kegiatan reklamasi PT Timah dengan luas kurang lebih 31 hektar, di bagian depan kita bikin tanaman jenis buah-buahan, kemudian kita juga bangun PPS yang luasnya kurang lebih 4 hektar," kata Kepala Bidang Reklamasi PT Timah, Rahendra, belum lama ini.

Dibentuknya Kampoeng Reklamasi diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyatakat setempat.

"Harapan kita ini bisa menjadi salah satu destinasi wisata alternatif di Bangka, karena memang di Bangka cenderung destinasi wisata pantai, selaian itu juga sebagai salah satu penunjang perekonomian masyarakat disini," ujarnya.

Lokasi yang jauh dari permukiman warga serta keramaian kota, menjadikan Kampoeng Reklamasi sebagai alternatif tujuan wisata warga Bangka Belitung yang ramah lingkungan.

Selain memanjakan mata dengan keindahan alamnya, Kampoeng Reklamasi juga dapat dijadikan tempat belajar anak dalam mengenalkan bermacam tumbuhan dan hewan yang masih ada maupun yang hampir punah.

"Tahu dari sosmed tempat ini, bagus banget ada bunga matahari juga, jadi kita bisa mengenal cara budi daya tumbuhan bunga Matahari. Spot fotonya juga bagus-bagus," katq Naja, salah satu pengunjung.

Shela, pengunjung lainnya mengaku senang bisa datang ke lokasi ini, "Kesini jalan-jalan, bagus banyak hewan-hewan langka, cuma kalau bisa hewan-hewannya diperbanyak lagi, biar lebih menarik lagi," ungkap Shela.

Untuk dapat menikmati keindahan Kampoeng Reklamasi ini, pengunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi maupun sewaan, dengan jarak 19 kilometer dari pusat Kota Pangkalpinang dan dapat ditempuh dalam waktu 20 menit. (dag/wb)



MEDSOS WOWBABEL