[VIDEO] Pelaku Asusila Terhadap Bocah 8 Tahun Ditangkap Polisi

Video keterangan pers pengungkapan kasus asusila yang dilakukan pacar ibu kandung sendiri terhadap anak korban. (Dwi HP/wowbabel)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Polsek Sungailiat meringkus S alias M (48) setelah menerima laporan dari G (35) yang tidak lain pacar ibu korban sebut saja Bunga (8) berdomisili di Jalan Simpang Perahu Kelurahan Sungailiat, setelah mengetahui G mendapat pelecehan atau tindakan asusila dari S.

"Terungkapnya hal ini setelah kemudian ibu Bunga melapor sesuai laporan polisi nomor 815/VI/2019/Polda Babel/Polres Bangka/Polsek Sungailiat tanggal 29 Juni 2019 lalu," kata Kapolsek Sungailiat, AKP Deddy Setiawan didampingi Kanit Reskrim Polsek Sungailiat, Aiptu Reka Otorida di Sungailiat, Kamis (4/7/2019).

Lihat Juga : Gelar Perkara kasus Aborsi

Kapolsek menjelaskan kronologis kejadian bermula hari Kamis 27 juni 2019 sekitar pukul 12.30 WIB, tersangka S berada di kontrakan G yang berada di Simpang Perahu Kelurahan Sungailiat, Kecamatan Sungailiat.

Tidak puas bermesraan dengan G, malah S mencabuli Bunga yang masih duduk di kelas 3 SD, saat tiduran tiba-tiba G langsung meraih tangan Bunga dan diarahkan tangannya ke dalam celana dalam hingga menyentuh kemaluan S, setelah berlangsung sekitar 1 menit datang ibu korban hingga mengetahui perbuatan tersebut.

"Akibat perbuatan S, Bunga mengalami trauma membuat ibunya sekaligus pacar S meradang dan melapor ke Polsek Sungailiat," ujarnya.

Kapolsek menjelaskan selain mengamankan tersangka turun diamankan barang bukti berupa celana pendek warna biru kombinasi warna kuning, satu helai celana dalam warna abu-abu, satu helai celana panjang jeans warna biru dongker, satu helai celana dalam warna pink, stu helai baju kaos warna putih dan baju kaos warna biru muda dengan tulisan Fila.

"Kami juga mendapat hasil visum dari kedokteran dan didapati luka robek pada kemaluan korban Bunga," jelas Kapolsek.

"Akibat perbuatannya tersangka dikenakan Pasal 76 e junto Pasal 68 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan anak dengan ancaman pidana minimal 5 tahun maksimal 15 tahun," tambahnya.

Kapolsek juga mengimbau kepada masyarakat terutama yang berada di wilayah hukum Polsek Sungailiat agar orang tua lebih intens dalam pengawasan terhadap anak.

"Pengawasan harus under estimate terhadap orang-orang terdekat, karena orang-orang tertentu ini patut diwaspadai. Semisal dengan kasus ini, ada predator seksual, apalagi menjelang tanggal 23 Juli adalah hari anak seharusnya orang-orang terdekat ini yang menjaga anak-anak tersebut," imbaunya.

"Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang seharusnya semua pihak menjaga orang-orang terdekat bukan malahan merusak masa depan anak," pungkas Kapolsek.

Sementara, tersangka S mengakui setidaknya tiga kali melancarkan aksinya terhadap Bunga, disebabkan kelewatan nafsu walau sebenarnya berpacaran dengan ibu korban namun tetap menggarap Bunga.

"Khilaf bang,  saya menyesal, setidaknya ada tiga kali," ujar S dengan tertunduk di Polsek Sungailiat. (Dwi HP/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE