Pengembangan Pelabuhan Penyeberangan Sadai, Komisi III DPRD Basel Kunjungi Balai Transportasi Darat Sumsel

ADVERTORIAL    •    Selasa, 25 Juni 2019 | 19:51 WIB
Lokal
Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris dan Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bangka Selatan. (WowBabel)
Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris dan Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bangka Selatan. (WowBabel)

TOBOALI, advertorial - Komisi III DPRD Kabupaten Bangka Selatan (basel), belum lama ini berkunjung ke Balai Transportasi Darat wilayah VII Sumatera Selatan (Sumsel), dalam rangka rencana pengembangan sarana prasarana Pelabuhan Penyeberangan Sadai.

Ketua Komisi III DPRD Basel Samson Asrimono SE., mengungkapkan, kunjungan Komisi III ke Balai Transportasi Darat wilayah VII Sumsel, merupakan bentuk dukungan serius Komisi III akan rencana Pemkab Basel melakukan pengembangan sarana prasarana pelabuhan penyeberangan Sadai, sebagai barometer perencanaan sarana prasarana dermaga penyeberangan rakyat.

Samson mengatakan, hasil kunjungan kerja tersebut mengenai rencana pengembangan sarana prasarana pelabuhan penyeberangan Sadai, yakni mempersiapakan dokumen master plan transportasi di Bangka Selatan.

Rencana pengembangan berupa master plan harus disiapkan pemerintah, lantaran dana APBN, kata Samson, tidak serta merta dapat langsung menyerahkan bantuan pengembangan untuk pelabuhan penyeberangan Sadai. Sebab pada masa otonomi daerah, aset yang ada telah diserahkan kepada daerah dan dapat dikelola melalui alokasi dana pemerintah daerah.

"Melalui Balai Transportasi Darat wilayah tujuh Sumsel, Babel berencana meningkatkan kapasitas kapal yang dapat masuk ke pelabuhan Sadai hingga 5000 GT (Gross Ton). Dengan asumsi pelabuhan Sadai dapat disinggahi kapal dari luar pulau Bangka," ujar Samson Arismono.

Menurut Samson, dalam hal ini perlunya dukungan besar dari pihak legislatif (Pemda). Khusunya dalam pembuatan dokumen, master plan. Berkaca dari kota Palembang, melalui dermaga rakyat yang diatur Perda, dimana didalamnya tertuang soal beroperasinya serta retribusi kapal-kapal kecil.

"Dermaga rakyat adalah penyeberangan yang dilalui oleh perahu kecil yang mengangkut penumpang dengan jangkauan yang tidak terlu jauh. Namun perlu diatur dalam Perda sehingga ada pemasukan untuk daerah," tuturnya.

Selain itu, Komisi III DPRD Basel juga melakukan konsultasi terkait penyusunan Raperda Ketenagakerjaan ke Biro Hukum Kementerian Tenaga Kerja RI, dan konsultasi mengenai rencana pembangunan Tempat Pemoresan Akhir Sampah (TPA).

Dalam penyusunan Raperda Ketenagakerjaan, selain harus berdasarkan naskah akademis, tentu hasilnya harus bisa dipertanggung-jawabkan, tim penyusun juga harus menguasai tentang ketenagakerjaan. Tim akademis, praktisi dapat berkolaborasi menghasilkan sesuatu yang dapat memperkaya Raperda.

"Hendakanya lebih dioptimalkan pelayanan ketenagakerjaan, sehingga masyarakat merasa mudah dan cepat mendapat informasi yang dibutuhkan," pungkasnya. (ADV).

 

KOMISI III DPRD BANGKA SELATAN

Ketua :  Samson Asrimono SE
wakil Ketua : Lukman
Sekretaris :  Musani
Anggota : 1. Dian Sersanawati SH
Anggota : 2. H Suryanto SH.

Halaman