Sudah Terlambat, Kepatuhan Rendah Laporan Keuangan Babel Tetap WTP

Firman    •    Jumat, 21 Juni 2019 | 16:18 WIB
Lokal
Rapat paripurna penyerahan laporan hasil pemeriksaan keuangan BPK RI atas Laporan Keuangan Pemprov Babel di Gedung DPRD Bangka Belitung, Jumat (21/6/2019) siang.(fn/wb)
Rapat paripurna penyerahan laporan hasil pemeriksaan keuangan BPK RI atas Laporan Keuangan Pemprov Babel di Gedung DPRD Bangka Belitung, Jumat (21/6/2019) siang.(fn/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI  memberikan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) terhadap laporan keuangan pemerintah daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun anggaran 2018.

 Akuntabilitas dan profesionalisme pengelolaan keuangan daerah patut jadi perhatian gubernur, karena hasil pemeriksaan BPK RI masih ditemukan sejumlah masalah dalam pengelolaan dan pelaporan anggaran.

“Hasil pemeriksan BPK menemukan  ketidak patuhan  dalam pengelolaan anggaran  sesuai ketentuan undang-undang, seperti kekurangan volume pengerjaan jalan di  Dinas Pekerjaan Umum dan Permukiman, pembangunan gedung  di Rumah Sakit Soekarno Hatta," ungkap Widi Widayat Kepala BPK RI Perwakilan Babel saat menyampaikan hasil pemeriksaan laporan keuangan Provinsi Babel 2018 dalam Rapat Paripurna DPRD Babel, Jumat (21/6/2019).

Widi dalam sambutannya juga mengatakan BPK menerima laporan keuangan dari Pemprov Babel sudah terlambat. Lalu dari analisis tim pemeriksa, laporan keuangan yang diserahkan Pemprov Babel tidak  memberikan gambaran keterkaitan satu sama lainnya, sehingga merepotkan pihaknya dalam hal pemeriksaan. Hal ini akibat lemahnya organisasi perangkat daerah  dan pejabat di bidang keuangan dalam menyusun laporan.

"Dari kelemahan,  kami menilai bahwa secara profesional  kesimpulan  keseluruhan masalah tidak mengganggu kinerja, maka BPK memberikan opini wajar tanpa pengencualian terhadap laporan keuangan Pemerintah Daerah Provin



1   2