Kebutuhan Daging Sapi untuk Lebaran di Bangka Mencapai 200 Ton

Dwi H Putra    •    Senin, 13 Mei 2019 | 15:45 WIB
Ekonomi
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bangka, Kemas Arfani Rahman. (Dwi HP/wowbabel)
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bangka, Kemas Arfani Rahman. (Dwi HP/wowbabel)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Kabupaten Bangka memprediksi kebutuhan daging sapi saat Idul Fitri 1440 H mendatang sebanyak 200 ton untuk semua wilayah di daerah itu. 

"Kami memperkirakan kebutuhan daging sapi segar mendekati hari raya Idul Fitri mencapai 200 ton," kata Kepala Dispertan Bangka, Kemas Arfani Rahman di Sungailiat, Senin (13/5/2019). 

Dikatakannya tingginya kebutuhan daging sapi segar mencapai 200 ton tersebut, disebabkan masyarakat di Kabupaten Bangka yang akan merayakan Idul Fitri umumnya membutuhkan daging sapi segar dibandingkan daging beku. 

"Saat ini stok daging sapi segar di pasar tradisional Sungailiat, masih cukup aman dengan harga jual sebesar Rp 120.000 perkilogram," ujarnya. 

Kemas menambahkan untuk daging beku, tidak masuk di pasar tradisional, karena daging jenis itu hanya dipasok bagi pasar modern.

Sementara, Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan (Disnakerperindag) Kabupaten Bangka, Thony Marza, mengatakan harga daging sapi segar ditetapkan pemerintah dengan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp120.000 perkilogram, dan hal itu sudah disosialisasikan ke pedagang melalui spanduk.

"Selain harga daging sapi segar yang ditetapkan HET nya, ketetapan serupa juga berlaku untuk daging ayam dengan HET sebesar Rp 34.000 perkilogram," pungkas Thony Marza. (Dwi HP/wb)